Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Penambahan kasus kembali terjadi di Kelurahan Kotabaru. Pasca Lurah Kotabaru terkonfirmasi positif, kini giliran salah satu Ketua RW di Kotabaru ikut terpapar Covid-19.
Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Heroe Poerwadi, menjelaskan bagaimana dapat terjadinya penyebaran kasus Covid-19 di Kotabaru. Diawali dari seorang lansia 81 tahun meninggal pada 26 Agustus 2020. Hasil Swab lansia tersebut keluar pada 28 Agustus 2020 dinyatakan positif.
Dari hasil tracing, satu anak dan dua cucunya terkonfirmasi positif. Dijelaskan Heroe anak tersebut merupakan seorang relawan yang getol mengikuti berbagai kegiatan sosial di Kotabaru. Karena memiliki mobilitas tinggi dalam kegiatan sosial, relawan tersebut sempat berinteraksi dengan orang-orang, termasuk Lurah Kotabaru dan Kasat Linmas.
Kasus di Kotabaru selanjutnya masih berkembang, di mana dari hasil penelusuran tiga orang yang kontak erat dinyatakan positif. Heroe menyebut, salah satu kasus konfirmasi tersebut adalah Ketua RW di Kotabaru.
Peelusuran selanjutnya terus dikembangkan dengan melakukan pemeriksaan Swab atau uji usap kepada sejumlah orang kontak erat. Disebutkan Heroe 17 orang yang meliputi pegawai kelurahan dan Linmas. Belasan orang tersebut telah jalani uji usap dan menanti hasil Swab.
Akibat dari adanya serentetan kasus di Kotabaru Heroe menyampaikan untuk sementara pelayanan kantor Kelurahan Kotabaru ditutup hingga waktu yang belum ditentukan. "Sementara semua pelayanan dipindahkan ke Kecamatan Gondokusuman," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.