Pelaku Usaha DIY Tertekan, Stimulus Dinanti
Rupiah mendekati Rp18.000 per dolar AS, KADIN Sleman mendesak stimulus ekonomi karena biaya produksi naik dan daya beli masyarakat melemah.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Yogyakarta meminta seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan menjalankan protokol kesehatan ketat karena temuan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 dari klaster keluarga dan perkantoran di Kota Yogyakarta cenderung meningkat.
“Biasanya, saat sampai di rumah atau kantor justru melonggarkan protokol kesehatan karena merasa bertemu dengan orang-orang yang sama dan sudah dikenal. Padahal, di rumah maupun kantor, protokol kesehatan tetap harus dijalankan,” kata Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Jumat (11/9/2020).
Menurut dia, salah satu protokol kesehatan yang harus dijalankan saat di rumah adalah langsung berganti pakaian atau mandi usai menjalankan aktivitas di luar rumah.
Sedangkan di lingkungan perkantoran, protokol kesehatan yang harus tetap dijalankan adalah mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun, dan selalu menjaga jarak dengan karyawan lain.
“Mungkin saja, karena merasa sudah terbiasa dengan kondisi sekarang, maka protokol-protokol kesehatan yang dulunya sangat ketat dilakukan di masa awal pandemi, tidak lagi dilakukan secara ketat,” katanya.
Padahal, katanya, “peperangan” terhadap penularan virus corona jenis baru penyebab COVID-19 dalam beberapa bulan terakhir justru harus dihadapi dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat, apalagi temuan pasien tanpa gejala mendomisasi kasus COVID-19 di Kota Yogyakarta sejak Agustus 2020 hingga saat ini.
BACA JUGA: Sejumlah Kantor BNI di Jogja Ditutup Sementara karena Corona, Begini Penjelasan Kepala OJK
“Temuan kasus per hari pun cukup tinggi. Belasan kasus tiap harinya. Sebagian besar tidak menunjukkan gejala,” katanya.
Karena tidak menunjukkan gejala apapun, kata dia, maka akan semakin menyulitkan untuk mendeteksi warga yang berpotensi menularan virus Corona ke orang lain dan warga tersebut tetap menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa.
“Satu-satunya jalan yang bisa dilakukan saat ini adalah menerapkan protokol kesehatan kapan pun dan di mana pun. Itu pertahanan terakhir saat ini,” katanya.
Berdasarkan data Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Yogyakarta setidaknya kasus penularan di klaster keluarga dan perkantoran terjadi setidaknya di tujuh lokasi perkantoran dan 27 keluarga.
Salah satu kasus penularan COVID-19 di perkantoran terbaru adalah di salah satu bank milik pemerintah sehingga beberapa kantor kas dan kantor cabang pembantu di Kota Yogyakarta ditutup sementara waktu.
“Untuk bank, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta sudah menyurati bank tersebut untuk melakukan tracing,” katanya.
Begitu pula dengan di SD Sindurejan Yogyakarta terdapat satu guru yang terpapar COVID-19 sehingga dilakukan “work from home”. “Untuk kasus ini, ada kaitannya dengan suaminya yang juga positif,” katanya yang menyebut guru di SD tersebut akan menjalani uji swab pekan depan.
“Untuk hari ini, juga masih ada tambahan kasus ibu hamil positif COVID-19. Dari 12 ibu hamil yang melakukan uji swab, 11 di antaranya positif,” katanya yang menyebut setiap ibu hamil memang diwajibkan uji swab pada kehamilan 38 minggu.
Pada Jumat (11/9), kasus aktif COVID-19 di Kota Yogyakarta tercatat sebanyak 85 orang, 143 pasien sembuh dan 11 pasien meninggal dunia, demikian Heroe Poerwadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Rupiah mendekati Rp18.000 per dolar AS, KADIN Sleman mendesak stimulus ekonomi karena biaya produksi naik dan daya beli masyarakat melemah.
Pemerintah menyiapkan Rp10,3 triliun untuk program listrik desa 2026. Sebanyak 5.700 desa dan 4.400 dusun masih belum menikmati listrik.
Rekayasa lalu lintas Simpang Kronggahan Sleman mulai berlaku malam ini akibat proyek Tol Solo–Jogja. Simak jadwal dan rute pengalihannya.
Rockstar Games gratiskan upgrade GTA 5 dari PS4 dan Xbox One ke PS5 serta Xbox Series X/S. Simak cara klaim dan migrasi datanya.
Pemerintah siapkan sertifikasi halal gratis bagi 500 ribu UMKM untuk memenuhi kewajiban sertifikasi halal pada Oktober 2026.
Sugiono menyumbang Rp5 miliar untuk pembangunan Padepokan Tapak Suci Muhammadiyah di Jogja yang dinilai visioner.