Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Terkait kasus positif Covid-19 di BNI, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY, Parjiman, menilai tidak menghambat pelayanan pada masyarakat karena pelayanan di kantor cabang yang tutup akan dialihkan ke kantor cabang terdekat lainnya.
Ia mengungkapkan sebenarnya sejak awal seluruh bank sudah menerapkan protokol Kesehatan. Meski demikian penularan masih mungkin terjadi karena pegawai bank juga memiliki mobilitas yang cukup tinggi. “Ini menjadi pelajaran untuk memperketat protokol Kesehatan,” katanya.
Menurutnya langkah BNI unutk segera menutup sejumlah kantor cabang dan melakukan swab ke pegawai lain yang berinteraksi dengan pegawai positif sudah tepat. Penutupan ini bersifat sementara untuk mensterilkan kantor.
BACA JUGA: Profil Gama Group, Investor Swasta yang Akan Bangun Tol Jogja-Solo Senilai Rp26,6 Triliun
Sebelumnya beredar sebuah surat bercap BNI tentang penutupan sementara operasional outlet di BNI Kantor Cabang Jogja. Surat tertanggal 10 September 2020 tersebut memberitahukan bahwa penutupan outlet disebabkan adanya karyawan yang terkonfirmasi Covid-19.
Dalam isi surat yang ditujukan kepada Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jogja tersebut, ada tiga poin yang disampaikan. Poin pertama berisi pemberitahuan tentang adanya pegawai di BNI yang terkonfirmasi positif Covid-19. Pada poin tersebut, BNI juga memberitahukan langkah antisipasi penyebaran dengan penyemprotan gedung, tes rapid dan tes swab kepada pegawai yang kontak langsung dengan pegawai yang terindikasi positif Covid-19.
Poin dua, berdasarkan hasil swab test yang BNI terima pada Selasa (9/9/2020) dan Kamis (10/9/2020) dketahui terdapat empat pegawai yang positif Covid-19 dan bersangkutan bertugas di Kantor Cabang (KC) Jogja, sehingga BNI segera melakukan antisipasi dengan melakukan rapid dan swab test kepada seluruh pegawai di KC Jogja dan melakukan penyemprotan gedung.
Poin ketiga, penutupan tujuh outlet BNI. Antara lain:
1. KCP Adisucipto mulai 11-25 September 2020
2. KCP KH. A. Dahlan 14-25 September 2020
3. KCP Sutoyo 14-25 September 2020
4. KK Jogjatronik 14-25 September 2020
5. KK Beringharjo 14-25 September 2020
6. KK Hos Cokroaminoto 14-25 September 2020
7. KK Piyungan 14-25 September 2020
Tujuh kantor tersebut akan kembali beroperasi pada 28 September 2020. Surat tersebut ditandatangani oleh Pemimpin Kantor Cabang Jogja, Endang Sulistyawati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA Senin 18 Mei 2026 dari pagi hingga malam, rute Tugu Yogyakarta dan Wates.
MK menggelar sidang lanjutan uji materi KUHP Baru. Pasal penghinaan presiden hingga pidana zina menjadi sorotan.
Wisatawan di Jogja masih terpusat di Malioboro. Dinpar Kota Jogja dorong kunjungan kampung wisata lewat Program Bule Mengajar.
Atletico Madrid menang 1-0 atas Girona di Liga Spanyol 2025/2026. Ademola Lookman mencetak gol kemenangan Los Colchoneros.
Prabowo menyerahkan alutsista TNI di Halim Perdanakusuma. Enam jet tempur Rafale jadi sorotan modernisasi TNI AU.