Sopir Mengantuk, Mobil di Gunungkidul Masuk Ladang Hingga Ringsek

Ilustrasi. - Freepik
11 September 2020 23:57 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Kecelakaan tunggal terjadi di ruas Jalan Baron, tepatnya di Kalurahan Mulo, Wonosari, Jumat (11/9/2020) dini hari. Tidak ada korban peristiwa ini, namun mobil Daihatsu Xenia B 1809 TTZ ringsek dan para penumpang sempat menjalani perawatan di klinik kesehatan.

Peristiwa nahas ini bermula saat mobil yang dikendarai Doni Aji Nugroho asal Kabupaten Grobongan melaju ke arah pantai untuk berwisata. Meski demikian, belum sampai di lokasi tujuan mobil mengalami kecelakaan hingga masuk ke ladang.

Diduga sopir mengantuk dan tidak hapal jalan sehingga saat berpapasan dengan kendaraan lain hilang konsentrasi hingga terjadi kecelakaan tunggal. Mobil pun menabrak pohon jati yang ada di landang hingga keadaannya menjadi ringsek.

BACA JUGA: Sejumlah Kantor BNI di Jogja Ditutup Sementara karena Corona, Begini Penjelasan Kepala OJK

Selain sopir, didalam mobil ada tiga penumpang. Ketiganya bernama Adelia Riana Putri, Elvi Riski Fatmawati, dan Oka Veridan Muarif. Keempat orang ini mengalami luka-luka hingga sempat mendapatkan perwatan di klinik kesehatan yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Kanit Laka Satlantas Polres Gunungkidul, Soni Yuniawan mengatakan, luka yang dialami keempat korban (termasuk sopir) cukup serius sehingga harus mendapatkan perawatan. Menurut dia, berdasarkan pemeriksaan dilakukan, kecelakaan terjadi karena sopir tidak hapal jalan dan dalam kondisi mengantuk. “Jadi saat berpapasan dengan kendaraan lain, sopir kaget hingga akhirnya membanting stir kekiri. Nahasnya, sopir tidak bisa menguasai keadaan sehingga mobil masuk ke ladang dan menabrak pohon jati,” katanya.

Untuk keadaan mobil, sambung Soni, kondisinya ringsek karena menabrak pohon jati. Selain itu, dari hasil pemeriksaan juga ditemukan beberapa botol minuman keras. “Sudah kami periksa dan sopir tidak dalam keadaan mabuk. Tapi, miras yang dibawa diminum oleh para penumpang dengan daling untuk menghangatkan badan saat menuju pantai,” ungkapnya.

Dia mengaskan, sejumlah mobil yang rusak telah dievakuasi untuk dibawa ke mapolres sebagai barang bukti. “Barang-barang lain juga sudah diamakan untuk barang bukti,” katanya.