Indonesia Diproyeksikan Alami 19.251 Kematian akibat Panas Super El Nino
Indonesia diproyeksikan mengalami 19.251 kematian tambahan akibat panas terkait super El Niño pada September 2026 hingga Februari 2027.
Bupati Bantul Suharsono/Ist
Harianjogja.com, BANTUL—Calon bupati dan wakil bupati Bantul pada Pilkada 2020 akan ditetapkan oleh KPU Bantul, 23 September mendatang. Namun, suhu politik di Bantul sudah mulai memanas. Bakal pasangan calon (bapaslon) Suharsono-Totok Sudarto (Noto) diterpa kampanye hitam.
Ketua Tim Pemenangan Noto Arif Iskandar mengatakan sudah ada dua pesan melalui aplikasi WhatsApp yang mengatasnamakan Suharsono. Pesan pertama dikirimkan pada 8 September lalu dan pesan kedua beredar pada Minggu (13/9/2020) malam.
“Keduanya memakai nomor dan gambar yang sama. Yakni gambar Pak Suharsono. Untuk yang semalam, nomor ini mengaku sebagai Pak Suharsono dan menghubungi salah satu pondok pesantren serta menjanjikan bantuan,” kata Arif, Senin (14/9/2020).
BACA JUGA: Jelang Cuti Bupati & Wakil Bupati Ikuti Pilkada, 5 Raperda di Bantul Harus Terselesaikan
Orang yang dihubungi kemudian berkomunikasi dengan Arif untuk klarifikasi . Tim Pemenangan Noto kemudian mengecek nomor tersebut dengan bantuan dari Bareskrim Mabes Polri. Nomor tersebut diregistrasi atas nama seorang perempuan berprofesi sebagai petani di Jawa Tengah.
“Saya sendiri juga telah melaporkan hal ini ke Kanit Intel Polres Bantul terkait dengan insiden ini. Kami menduga ada dua muatan yang mendasari tindakan pelaku, yakni murni kriminal, dan dugaan black campaign terhadap pasangan yang kami usung,” ujar Arif.
Dia meminta kepada semua warga di Bantul untuk tidak terpancing jika ada pesan atau telepon yang mengaku sebagai Bupati Suharsono.
BACA JUGA: Pria Ini Mampu Beli Sapi Berkat Layangan Bapangan
“Jika ada, hubungi kami saja. Jangan sampai tertipu dengan pelaku. Kami juga minta warga Bantul agar tidak terpancing dari tindakan pelaku yang sengaja mengacaukan situasi,” ucap Arif.
Sementara Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Bantul Yulius Suharta mengatakan, telah menurunkan 4 spanduk provokatif yang bertujuan mengadu domba dua bapaslon Noto dan Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo menjelang Pilkada 2020. Keempat spanduk itu diturunkan dari beberapa titik di Desa Panjangrejo, Pandak, Senin (14/9/2020) siang.
“Sudah diturunkan tadi. Kami berharap tidak ada lagi spanduk liar dan memiliki konten yang provokatif,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Indonesia diproyeksikan mengalami 19.251 kematian tambahan akibat panas terkait super El Niño pada September 2026 hingga Februari 2027.
Manunggal Cup 2026 diikuti 36 tim Karang Taruna Kulonprogo dan diharapkan melahirkan bibit atlet voli menuju Porda DIY 2027.
Prakiraan cuaca DIY Kamis 24 September 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 34°C, sementara kelembapan hingga 95%.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, tanggal, jam pelayanan pagi dan malam, serta syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini 23 September 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal SIMMADE, SIMENOR, Satpas dan syarat perpanjangan.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 tersedia di Satpas, SIMMADE, SIMPITU hingga layanan malam. Cek lokasi dan syaratnya.