Hadapi Kekeringan, Pemkab Sleman Siapkan Anggaran dan Dropping Air
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Pedagang Beringharjo yang positif Covid-19 dikalim telah menerapkan protokol Covid-19 dengan baik.
Ketua Paguyuban Ayem Tenterem, Harno mengungkapkan pedagang di lantai dua Pasar Beringharjo tersebut sebenarnya telah melakukan protokol kesehatan dengan ketat.
Harno menuturkan penjual gori atau sayur nangka tersebut tidak pernah makan di pasar, selalu bawa bekal dari rumah. Selain itu dia pun tidak pernah salat di rumah, kalau hendak salat memilih di rumah. "Ke musala enggak pernah, makan jajan enggak pernah, bawa nasi dari rumah, salat pulang, tidak salat di musala, ibu itu orangnya tertib sekali," katanya, Selasa (15/9/2020).
Namun menurut cerita Harno, pedagang tersebut sempat mengeluhkan banyak undangan jagong atau hajatan. "Belun tentu dapat sakitnya di sini, karena itu jagong ke luar kota," jelasnya.
Kepala Humas Paguyuban Ayem Tenterem, Ida Chabibah menyampaikan respons para pedagang lain biasa tidak heboh dengan adanya rekan mereka yang terinfeksi Corona.
Beberapa pedagang secara mandiri melakukan Rapid Diagnostic Test (RDT). "Sebelum diperintah sudah rapid test mandiri, karena ada kekhawatiran langsung Rapid test mandiri, hasilnya non reaktif," ujarnya. Menurut catatan Ida sebanyak lima orang pedagang di sekitar penjual gori positif sudah melakukan RDT.
BACA JUGA: Bertambah 26 Orang Sehari, Covid-19 di DIY Hari Ini Sentuh Angka 1.895 Kasus
Ida menceritakan jika penjual gori yang positif sudah lama libur dan tidak pergi ke pasar. Lalu beberapa hari ini Ida mendapat kabar pedagang tersebut harus menjalani opname karena asam lambung.
Setelah pulang dari RS dia mengeluh sesak napas dan, ketika diperiksa ada infeksi saluran pernapasan dan positif Covid-19. "Langsung sigap [melakukan RDT], hasilnya non reaktif, kami lega, kami coba menenangkan kanan kiri ayo kita jaga kesehatan pakai masker, imunnya kuat, jaga jarak, pakai cuci tangan," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
Kisah Omar Abdulkadir Artan, wasit Somalia yang ditolak AS untuk Piala Dunia 2026, kini mencetak sejarah memimpin Piala Super Eropa PSG vs Aston Villa.
Pecco Bagnaia gagal finish di MotoGP Inggris 2026 karena kehilangan grip ban depan secara misterius, sementara pembalap Ducati lainnya justru cepat.
Harga emas Antam, UBS dan Galeri 24 di Pegadaian 11 Agustus 2026 stagnan. Emas Antam 1 gram tetap Rp2,798 juta.
KPK menelusuri dugaan aliran dana kasus korupsi Bank BJB senilai Rp223 miliar yang disebut mengalir ke Lisa Mariana melalui skema nomine.
11 Agustus penuh peringatan: Hari Hip Hop, Hari Kemerdekaan Chad, Hari Gunung Jepang, dan tiga momen penting lainnya. Simak daftar lengkapnya di sini.