Lurah Concat Tersangka Tanah Kas Desa, Ini Respons KPH Yudanegara
KPH Yudanegara mengingatkan seluruh lurah di DIY agar pemanfaatan Tanah Kas Desa wajib mengantongi SK Gubernur sesuai Pergub DIY Nomor 24 Tahun 2024.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Pedagang Beringharjo yang positif Covid-19 dikalim telah menerapkan protokol Covid-19 dengan baik.
Ketua Paguyuban Ayem Tenterem, Harno mengungkapkan pedagang di lantai dua Pasar Beringharjo tersebut sebenarnya telah melakukan protokol kesehatan dengan ketat.
Harno menuturkan penjual gori atau sayur nangka tersebut tidak pernah makan di pasar, selalu bawa bekal dari rumah. Selain itu dia pun tidak pernah salat di rumah, kalau hendak salat memilih di rumah. "Ke musala enggak pernah, makan jajan enggak pernah, bawa nasi dari rumah, salat pulang, tidak salat di musala, ibu itu orangnya tertib sekali," katanya, Selasa (15/9/2020).
Namun menurut cerita Harno, pedagang tersebut sempat mengeluhkan banyak undangan jagong atau hajatan. "Belun tentu dapat sakitnya di sini, karena itu jagong ke luar kota," jelasnya.
Kepala Humas Paguyuban Ayem Tenterem, Ida Chabibah menyampaikan respons para pedagang lain biasa tidak heboh dengan adanya rekan mereka yang terinfeksi Corona.
Beberapa pedagang secara mandiri melakukan Rapid Diagnostic Test (RDT). "Sebelum diperintah sudah rapid test mandiri, karena ada kekhawatiran langsung Rapid test mandiri, hasilnya non reaktif," ujarnya. Menurut catatan Ida sebanyak lima orang pedagang di sekitar penjual gori positif sudah melakukan RDT.
BACA JUGA: Bertambah 26 Orang Sehari, Covid-19 di DIY Hari Ini Sentuh Angka 1.895 Kasus
Ida menceritakan jika penjual gori yang positif sudah lama libur dan tidak pergi ke pasar. Lalu beberapa hari ini Ida mendapat kabar pedagang tersebut harus menjalani opname karena asam lambung.
Setelah pulang dari RS dia mengeluh sesak napas dan, ketika diperiksa ada infeksi saluran pernapasan dan positif Covid-19. "Langsung sigap [melakukan RDT], hasilnya non reaktif, kami lega, kami coba menenangkan kanan kiri ayo kita jaga kesehatan pakai masker, imunnya kuat, jaga jarak, pakai cuci tangan," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPH Yudanegara mengingatkan seluruh lurah di DIY agar pemanfaatan Tanah Kas Desa wajib mengantongi SK Gubernur sesuai Pergub DIY Nomor 24 Tahun 2024.
Musim kemarau meningkatkan risiko serangan hewan liar di pesisir Gunungkidul. Warga diminta memindahkan kandang ternak lebih dekat ke rumah.
Polres Bantul menyita 379 botol miras ilegal dari tiga Outlet 23 serta membongkar transaksi COD dan peredaran miras oplosan.
PHK 2026 mencapai 23.470 pekerja hingga Mei. Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah pekerja terdampak PHK terbanyak di Indonesia.
Navee resmi meluncurkan empat skuter listrik baru di Indonesia. Harga mulai Rp7,49 juta dengan jarak tempuh hingga 110 kilometer.
Gempa Filipina menewaskan tiga orang dan memicu peringatan tsunami di Indonesia. BMKG memastikan peringatan dini tsunami telah berakhir.