Sanksi FIFA Dicabut, Persib Kini Bebas Daftarkan Pemain Baru
Persib Bandung resmi bebas dari sanksi registrasi pemain FIFA. Maung Bandung kini bisa mendaftarkan pemain baru untuk musim 2026-2027.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mulai menerapkan perkuliahan tatap muka di tengah pandemi Covid-19. Perkuliahan tatap muka ini sudah mulai digelar secara bertahap sejak Senin (14/9/2020) kemarin.
Staf Humas UMY Sakinah mengatakan perkuliahan tatap muka ini diterapkan bergiliran tiap bulan. Hanya satu angkatan yang mengikuti perkuliahan tatap muka per satu bulan.
BACA JUGA: Sultan Jogja Izinkan Kampus DIY Gelar Kuliah Tatap Muka, Ini Syaratnya
“Bulan ini hanya mahasiswa semester tujuh yang akan masuk kuliah offline tatap muka] terlebih dahulu. Kemudian berganti dengan mahasiswa semester lima bulan berikutnya dan diikuti semester tiga pada bulan berikutnya lagi,” katanya, Selasa (15/9/2020).
Sisa perkuliahan lainnya dilakukan secara online atau jarak jauh. Perkuliahan di UMY masih menitikberatkan secara online walaupun tatap muka sudah dilakukan dengan terbatas dan bertahap. Tujuannya mencegah terjadinya kerumunan di lingkungan kampus.
BACA JUGA: Muncul Wisata ala Jepang di Tepi Sungai Opak Bantul & Kini Viral
Kampus pun telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana dalam menunjang perkuliahan tatap muka ini sesuai dengan standar protokol kesehatan pencegahan Covid-19, mulai dari menyiapkan tempat cuci tangan di tiap pintu masuk gedung, menyediakan hand sanitizer di tiap lorong gedung dan kantor unit kerja, mewajibkan pemakaian masker, dan jaga jarak fisik.
“Mahasiswa yang mengikuti perkuliahan wajib menggunakan masker, cuci tangan dan dicek suhu tubuh. Kami juga semprot disinfektan ruangan seusai perkuliahan digelar,” kata dia.
BACA JUGA: Tak Pakai Masker di Kulonprogo, Puluhan Orang Diberi Sanksi Kerja Sosial
UMY menerapkan aturan ketat untuk mahasiswa yang akan ikut kuliah tatap muka, yakni wajib menyerahkan hasil rapid test ke gugus tugas penanganan Covid-19 yang dimiliki oleh universitas.
“Nanti akan didata oleh satgas yang memang telah ada,” ungkapnya.
BACA JUGA: Ajakan Mendagri Tito untuk Bully Calon Kepala Daerah Dinilai Tepat
Rektor UMY Gunawan Budiyanto mengatakan kebijakan perkuliahan yang diambil UMY sudah sesuai dengan surat edaran Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC), Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 01/EDR/Covid-19/2020 tentang Larangan Pembelajaran/Kegiatan Tatap Muka bagi Setiap Amal Usaha Muhammadiyah yang Bergerak di Bidang Pendidikan.
"Semester ini kuliah dengan mode tatap muka sebagai pendalaman materi dalam membentuk skill. Namun, dengan tetap menitikberatkan pada kuliah online," ujarnya.
Sebelumnya, Gubernur DIY Sru Sultan HB X, mengizinkan kampus di DIY menggelar kuliah tatap muka dengan syarat mendata mahasiswa secara ketat dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Persib Bandung resmi bebas dari sanksi registrasi pemain FIFA. Maung Bandung kini bisa mendaftarkan pemain baru untuk musim 2026-2027.
Trump menegaskan kesepakatan nuklir sipil AS-Arab Saudi hanya disetujui jika Riyadh bergabung dalam Perjanjian Abraham.
Gibran meminta AJBI memperkuat ekosistem beasiswa bagi Indonesia timur untuk menyiapkan SDM unggul melalui penjaringan talenta sejak SMA.
Seorang konsultan pajak resmi mendaftar sebagai bakal calon lurah Srimartani dan membawa visi pengembangan potensi pariwisata serta ekonomi kalurahan.
Bulog dan TNI menggelar Gerakan Pangan Murah di Banyumas dan Cilacap untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh bahan pangan.
Purbaya memastikan utang Whoosh diselesaikan tanpa membebani APBN. Pemerintah menyiapkan skema khusus di luar anggaran negara untuk KCIC.