Advertisement

Masih Ada Pedagang Pasar di Bantul Tidak Taat Protokol Kesehatan Covid-19

Ujang Hasanudin
Rabu, 16 September 2020 - 07:27 WIB
Nina Atmasari
Masih Ada Pedagang Pasar di Bantul Tidak Taat Protokol Kesehatan Covid-19 Petugas medis mengambil sampel darah para pedagang dalam tes cepat atau Rapid Diagnostic Test (RDT) Covid-19 di Pasar Bantul, Bantul, Rabu (24/06/2020). - Harian Jogja/Desi Suryanto

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL- Dinas Perdagangan Bantul berencana mengunjungi pasar tradisional setiap sepekan sekali untuk mengingatkan pedagang agar tetap mentaati protokol kesehatan Coronavirus Disease atau Covid-19, minimal selalu mengenakan masker, menjaga jarak, dan menyediakan tempat cuci tangan.

Kepala Dinas Perdagangan Bantul, Sukrisna Dwi Susanta mengatakan pada pekan lalu, pihaknya bersama forum komunikasi pimpinan kecamatan mengunjungi sejumlah pasar tradisional di wilayah Pandak dan Pundong. Hasilnya masih ada beberapa pedagang yang tidak mengenakan masker.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Baca juga: Pringgokusuman Pasang 330 Gentong Cuci Tangan

"Tapi tidak banyak hanya satu dua pedagang yang tidak mengenakan masker," kata Sukrisna, Selasa [15/9/2020]. Paling banyak yang dia temui adalah pedagang membawa masker namun dilepas di dagu atau leher dengan alasan pengap jika seharian mengenakan masker. "Kalau ada pembeli dipake, tapi kalau tidak ada pembeli dilepas," ucap dia.

Namun demikian Sukrisna menilai secara umum pedagang di pasar tradisional di Bantul sudah mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Akan tetapi pihaknya tetap untuk mengingatkan terus bagi pedagang yang masih melanggar protokol kesehatan. Rencananya kunjungan ke pasar sepekan sekali akan dilakukan bersamaan dengan kerja bakti pembersihan spanduk-spanduk iklan di pasar yang pemasangannya tidak rapi.

Baca juga: Terus Menggeliat, 50 Destinasi Wisata di Gunungkidul Telah Dibuka

Sejauh ini diakuinya tidak ada pasar tradisional yang tutup sementara karena Covid-19. Terakhir penutupan sementara pasar tradisional dilakukan pada Juli lalu, yakni Pasar Sungapan di Argodadi, Sedayu dan Pasar Sorobayan, Gadingsari Sanden.

Pantauan di Pasar Bantul Selasa (15/9/2020) pagi tidak terlihat ada kerumunan. Para pedagang juga sudah mengenakan masker, meski maskernya dilepas dan digunakan saat ada pembeli datang. Ada juga yang membawa masker, namun maskernya disimpan di lapak dagangan.

"Bawa kok maskernya ini," kata salah satu pedagang sayuran yang tidak mengenakan masker. Ia mengatakan maskernya digunakan saat melayani pembeli.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Angka Kemiskinan di Kabupaten Magelang Turun 0,82 Persen

News
| Rabu, 01 Februari 2023, 14:57 WIB

Advertisement

alt

Seru! Ini Detail Paket Wisata Pre-Tour & Post Tour yang Ditawarkan untuk Delegasi ATF 2023

Wisata
| Rabu, 01 Februari 2023, 14:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement