Korban Corona dari Klaster Arisan Kulonprogo Bertambah 4 Orang

Ilustrasi. - Freepik
22 September 2020 18:37 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo kembali mengumumkan penambahan kasus Covid-19, Selasa (22/9/2020). Dari total lima kasus baru, empat di antaranya berasal dari klaster arisan di Dusun Tlogolelo, Kalurahan Hargomulyo, Kapanewon Temon.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati mengatakan empat kasus dari klaster arisan itu adalah KP-149, perempuan, 43; KP-150, perempuan, 5; KP-151, laki-laki, 55 dan KP-152, perempuan, 48. Mereka merupakan kontak erat dari KP-101 dan kini menjalani isolasi mandiri.

"Sementara untuk satu kasus lagi yaitu KP-148, laki-laki asal Kapanewon Panjatan. Yang bersangkutan kontak erat dengan tenaga kesehatan dari luar Kulonprogo dan kini isolasi mandiri," kata Baning kepada awak media, Selasa sore.

Baning menjelaskan dengan adanya empat kasus baru dari klaster arisan itu maka total penderita Covid-19 dari klaster ini sebanyak 20 orang. Para penderita ini merupakan anggota arisan, tentangga maupun hasil tracing yang dilakukan gugus tugas di Pasar Pripih, tempat di mana KP-101 berjualan.

"Dari ke 20 orang tersebut, enam di antaranya adalah pedagang di Pasar Pripih," ucapnya.

Guna memutus rantai penularan di pasar, Gugus Tugas melakukan penutupan sementara operasional Pasar Pripih mulai Rabu-Selasa (23-29/9/2020). Selanjutnya dilakukan dilakukan desinfeksi di lingkungan pasar dan sekitarnya. Penutupan sementara pasar ini kata Baning berdasarkan hasil kesepakatan bersama antara paguyuban pedagang pasar, pengelola pasar, gugus tugas Kalurahan, kapanewon dan kabupaten.

Sementara itu berdasarkan data gugus tugas setempat, akumulasi jumlah penderita Covid-19 di Kulonprogo saat ini menembus angka 152 orang, dengan rincian 21 isolasi di rumah sakit, 55 isolasi mandiri, 76 sembuh dan empat meninggal dunia.