Gunungkidul Anggarkan Rp3,39 Miliar untuk 180 Lampu Penerangan Jalan
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp3,39 miliar untuk memasang 180 lampu jalan pada 2026. Sebanyak 125 unit ditargetkan rampung November.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kampanye tatap muka masih menjadi andalan pasangan calon untuk mengaet simpati masyarakat. Hal ini terlihat belum adanya satu calon pun yang memanfaatkan teknologi berbagai aplikasi daring untuk mengenalkan visi misi kepada masyarakat.
Sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum No.13/2020 dipastikan tidak ada kampanye rapat umum ditiadakan. Sebagai gantinya pasangan calon diimbau untuk menggelar kampanye dengan model daring. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kerumunan sehingga potensi penularan virus Covid-19 bisa dikurangi.
Ketua Badan Pengawas Pemilu Gunungkidul Tri Asmiyanto mengungkapkan hingga hari ketiga kampanye, pasangan calon sudah mulai menggelar sosialisasi ke masyarakat. Meski demikian, pelaksanaan masih dilakukan dengan cara tatap muka secara langsung.
“Belum ada yang menyampaikan akan berkampanye menggunakan media daring karena umumnya paslon langsung menggelar tatap muka,” tuturnya, Senin (28/9/2020).
Bawaslu akan terus mengawasi baik melalui anggota panwascam atau petugas pengawasan yang ada di kalurahan. Selain mengawasi adanya potensi pelanggaran pilkada, fokus juga menyasar penerapan protokol kesehatan pada saat kampanye tatap muka berlangsung.
Tri menambahkan penerapan protokol ini sangat penting karena sebagai upaya mencegah penularan virus Covid-19 di dalam tahapan pilkada. “Kami juga terus sosialisasi ke masyarakat berkaitan dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 selama kampanye hingga asas netralitas aparatur sipil negara di lingkup pemerintahan,” katanya.
Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani memaparkan di dalam pelaksanaan kampanye, setiap pasangan diwajibkan memberikan tembusan kepada KPU dan Bawaslu terkait dengan pelaksanaan kampanye.
Dia mengakui sudah ada pasangan yang memberikan tembusan, hanya saja pelaksanaan masih didominasi dengan cara tatap muka. “Sesuai PKPU dalam kampanye, pasangan diminta melakukan kampanye daring. Tapi, belum ada yang memanfaatkannya,” kata Hani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp3,39 miliar untuk memasang 180 lampu jalan pada 2026. Sebanyak 125 unit ditargetkan rampung November.
Kemenhub memastikan tiket pesawat domestik kelas ekonomi turun 11-13 persen selama Nataru 2026/2027 melalui stimulus pemerintah.
Kemenhub mencatat 78 bandara terdampak karhutla pada Oktober 2026. Sekitar 1.700 penerbangan dibatalkan sejak 14 Agustus.
OJK merespons wacana Dasco membuat pemeringkatan pasar saham sendiri di tengah sorotan MSCI terhadap pasar modal Indonesia.
Cek jadwal perpanjangan SIM A dan C di Kulonprogo pada 27 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi layanan dan dokumen persyaratan.
Kelompok Pemilah Depo Pengok, Jogja, belum mampu memenuhi permintaan sampah organik untuk pakan ikan hingga 70 ember per minggu.