Kasus Gangguan Mental di Solo Melonjak, Kader Posyandu Dilatih Deteksi
Kasus warga yang dirujuk untuk penanganan kesehatan mental di Solo mencapai 13,95% pada triwulan II 2026.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat jumlah pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 di wilayah itu pada Selasa (29/9/2020) bertambah 49 sehingga jumlah totalnya naik menjadi 2.607 kasus.
"Hasil pemeriksaan laboratorium dan terkonfirmasi positif COVID-19 pada Selasa tanggal 29 September 2020 terdapat tambahan 49 kasus," kata Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19 Berty Murtiningsih melalui keterangan resmi di Yogyakarta, Selasa (29/9/2020).
Ia mengatakan jika dilihat berdasarkan wilayah domisili, 49 pasien positif yang tercatat sebagai kasus 2.564 sampai 2.612 itu terdiri atas tiga kasus asal Kabupaten Bantul, serta 46 kasus Kabupaten Sleman.
Sementara itu, jika mengacu riwayat kasusnya, kata dia, terdiri atas satu kasus tracing kontak kasus, 41 kasus skrining pendidikan, satu kasus skrining karyawan, satu kasus skrining pasien, serta lima kasus masih dalam penelusuran.
Menurut dia, Dinas Kesehatan kabupaten/kota menggencarkan skrining mulai dari karyawan yang berisiko contohnya karyawan kesehatan, serta karyawan lainnya, pada pasien yang akan mendapatkan tindakan medis, serta skrining di bidang lainnya yang berpotensi risiko tertular atau menularkan.
"Tidak hanya pasif menunggu sampai ada yang bergejala atau terpapar COVID-19 ini," kata dia.
Menurut Berty, tambahan kasus pada Selasa ini berasal dari hasil pemeriksaan laboratorium di DIY terhadap 702 sampel spesimen dari 664 orang.
Selain pasien positif, pihaknya juga mencatat 59 tambahan pasien sembuh, sehingga total jumlah kasus sembuh COVID-19 di DIY menjadi 1.856 kasus.
Ia mengatakan jika dilihat berdasarkan wilayah domisili, 59 pasien sembuh itu terdiri atas 21 kasus asal Kota Yogyakarta, empat kasus asal Kabupaten Kulon Progo, 11 kasus asal Bantul, satu kasus asal Gunung Kidul, serta 22 kasus Kabupaten Sleman.
Selain itu, ia juga mencatat dua kasus meninggal yakni kasus 2.498, laki laki, 65 tahun asal Kota Yogyakarta, kasus 2.566, laki laki, 53 tahun asal Bantul.
Berdasarkan data dari rumah sakit rujukan, ia mencatat total suspek COVID-19 hingga Selasa tercatat 12.704 orang.
Dari jumlah suspek tersebut, 2.607 orang terkonfirmasi positif di mana 1.856 orang di antaranya sembuh dan 67 orang meninggal, demikian Berty Murtiningsih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kasus warga yang dirujuk untuk penanganan kesehatan mental di Solo mencapai 13,95% pada triwulan II 2026.
Pemain Mataram Utama U-13 Firmansyah Purbo Wicaksono disanksi larangan bermain hingga Soeratin 2026 usai dan denda Rp10 juta.
Prabowo optimistis karhutla Kalimantan segera terkendali setelah pemerintah menambah helikopter, alat pemadam, pompa, dan personel.
Pemda DIY menyambut kepulangan Ahmad Raditya dan Anggita Ayu, Paskibraka Nasional wakil DIY yang bertugas pada HUT ke-81 RI.
Ekek Keling Sunda dari Gunung Pangrango disebut nyaris punah akibat perburuan. TSI menyiapkan empat pasang untuk dilepasliarkan.
PSEL Bantul memasuki tahap persiapan. Pematangan lahan dijadwalkan September dan proyek ini memiliki nilai investasi mencapai Rp3 triliun.