Pak Guru di Nglipar Digerebek Saat Berduaan di Kamar, Selingkuhannya Mengaku Takut Mati Lampu

Ilustrasi - Freepik
29 September 2020 13:47 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Warga Dusun Karangsari, Kalurahan Pengkol, Nglipar, Gunungkidul, menggerebek guru berinisial TM saat berduaan dengan YN di dalam kamar pada Senin (28/9/2020) malam.

Kepala Dusun Karangsari, Maryanto, mengakui adanya penggrebekan yang dilakukan oleh warga terhadap TM, salah satu guru di Kapanewon Nglipar. Saat digrebek, guru tersebut bersama dengan YN, yang kebetulan ditinggal suaminya bekerja di Kota Jogja.

BACA JUGA: Pemerintahan Jokowi Disebut Represif terhadap Islamis, Ini Jawaban Pemerintah

TM dan YN masih memiliki hubungan kekerabatan karena istri TM masih bersaudara dengan YN. Warga sudah memantau aktivitas keduanya sejak dua tahun lalu. “Saat digerebek, keduanya berada di dalam kamar yang lampunya mati,” kata Maryanto kepada wartawan, Selasa (29/9/2020).

Menurut dia, YN mengaku tidak berani di rumah sendirian dan takut mati lampu sehingga meminta tolong kepada TM untuk menemani. Namun, warga tak menerima alasan tersebut. “Masak di dalam kamar berduaan dan keduanya bukan pasangan suami istri?” katanya.

Maryanto mengungkapkan penggrebekan ini sempat dibawa ke Polsek Nglipar. “Sudah ada warga yang mengingatkan, tapi peringatan tersebut tidak dihiraukan,” katanya.

BACA JUGA: Ditunggu Banyak Orang, Menkes Terawan Muncul di Peringatan Hari Rabies

Kanit Reskrim Polsek Nglipar Ipda Ngatimin mengakui adanya penggrebekan warga Karangsari dengan dugaan perselingkungah. Menurut dia, kasus ini berakhir dengan kesepakatan damai dan kedua pihak tidak akan memproses secara hukum.

“Dengan kesepakatan damai maka kasus dianggap selesai,” katanya.

Ngatimin menjelaskan polisi tidak bisa memproses kasus ini karena masuk dalam delik aduan. “Kedua pelaku diminta membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya,” katanya.