Pemkab Gunungkidul Dorong Layanan Publik Berlandaskan Ngayomi dan Ngayemi
Pemkab Gunungkidul mendorong pemerintahan berkeadaban dengan prinsip mengayomi, ngayemi, dan ngayahi serta pengawasan yang berdampak nyata.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Warga Dusun Karangsari, Kalurahan Pengkol, Nglipar, Gunungkidul, menggerebek guru berinisial TM saat berduaan dengan YN di dalam kamar pada Senin (28/9/2020) malam.
Kepala Dusun Karangsari, Maryanto, mengakui adanya penggrebekan yang dilakukan oleh warga terhadap TM, salah satu guru di Kapanewon Nglipar. Saat digrebek, guru tersebut bersama dengan YN, yang kebetulan ditinggal suaminya bekerja di Kota Jogja.
BACA JUGA: Pemerintahan Jokowi Disebut Represif terhadap Islamis, Ini Jawaban Pemerintah
TM dan YN masih memiliki hubungan kekerabatan karena istri TM masih bersaudara dengan YN. Warga sudah memantau aktivitas keduanya sejak dua tahun lalu. “Saat digerebek, keduanya berada di dalam kamar yang lampunya mati,” kata Maryanto kepada wartawan, Selasa (29/9/2020).
Menurut dia, YN mengaku tidak berani di rumah sendirian dan takut mati lampu sehingga meminta tolong kepada TM untuk menemani. Namun, warga tak menerima alasan tersebut. “Masak di dalam kamar berduaan dan keduanya bukan pasangan suami istri?” katanya.
Maryanto mengungkapkan penggrebekan ini sempat dibawa ke Polsek Nglipar. “Sudah ada warga yang mengingatkan, tapi peringatan tersebut tidak dihiraukan,” katanya.
BACA JUGA: Ditunggu Banyak Orang, Menkes Terawan Muncul di Peringatan Hari Rabies
Kanit Reskrim Polsek Nglipar Ipda Ngatimin mengakui adanya penggrebekan warga Karangsari dengan dugaan perselingkungah. Menurut dia, kasus ini berakhir dengan kesepakatan damai dan kedua pihak tidak akan memproses secara hukum.
“Dengan kesepakatan damai maka kasus dianggap selesai,” katanya.
Ngatimin menjelaskan polisi tidak bisa memproses kasus ini karena masuk dalam delik aduan. “Kedua pelaku diminta membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mendorong pemerintahan berkeadaban dengan prinsip mengayomi, ngayemi, dan ngayahi serta pengawasan yang berdampak nyata.
Pemkot Jogja menyiapkan Rp1 miliar pada 2027 untuk mengembangkan integrated farming di Bener sebagai pusat edukasi dan produksi pangan.
Apple mengakui laporan layar bagian dalam iPhone Duo retak di sekitar engsel. Pengguna terdampak dapat mengajukan penggantian melalui AppleCare.
Konsumsi minuman manis berlebihan dapat meningkatkan risiko fatty liver. Dokter menjelaskan penyebab, gejala, risiko, dan cara mencegahnya.
Bahlil menyebut ekspor listrik Indonesia bisa berlanjut jika negara pembeli menyepakati harga. Pemerintah tetap memprioritaskan kebutuhan domestik.
Damkarmat Kota Jogja masih menerima panggilan hotline darurat tanpa respons. Persoalan ini telah dilaporkan kepada Diskominfo dan Telkomsel.