KBD 2026 Solo Sasar 3 Kelurahan, Talud dan Saluran Air Dibantu TNI
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
Ilustrasi siswa SMK/Antara-Syifa Yulinnas
Harianjogja.com, SLEMAN—Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Vokasi menyelenggarakan program Workshop Penguatan Eksosistem SMK Melalui Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM). Gerakan ini dilakukan untuk mendukung penciptaaan ekosistem pendidikan yang positif dan menyiapkan peserta didik yang berkarakter serta sesuai kebutuhan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI).
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto, mengapresiasi kolaborasi antara Ditjen Vokasi dengan GSM dalam Workshop Penguatan Eksosistem SMK Melalui GSM. Menurutnya, sinergitas antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan termasuk penggiat pendidikan di GSM merupakan keniscayaan yang harus dilakukan.
"Tujuannya untuk mendorong perubahan ekosistem pendidikan yang mendukung terwujudnya link and match antara pendidikan vokasi dengan dunia usaha dunia industri," kata Wikan di sela Workshop Penguatan Eksosistem SMK Melalui GSM yang diikuti oleh Kepala BBPPMPV/BPPMPV dan Kepala SMK,di Kaliurang, Pakem, Sleman, Rabu (30/9/2020).
Program ini, katanya, bertujuan untuk menginternalisasi tugas dan tanggung jawab Kepala BBPPMPV/BPPMPV sebagai pemimpin lembaga yang berfungsi untuk mencetak dan meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan vokasi serta peran kepala SMK untuk menyiapkan peserta didik agar menjadi lulusan yang memiliki karakter budaya kerja yang baik dan berkompetensi unggul.
"Ini bisa dilakukan melalui pengembangan ekosistem pendidikan yang lebih baik," katanya.
Menurut Wikan, BBPPMPV/BPPMPV memiliki andil besar karena berperan dari sisi hulu untuk penyiapan atau penguatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan bidang pendidikan vokasi. Kepala BBPPMPV/BPPMPV harus memiliki visi dan mindset sebagai agen perubahan agar dapat menjadi motor penggerak dalam menciptakan agen perubahan.
"Untuk menjalankan peran sebagai agen perubahan tersebut maka diperlukan perubahan mindset yang revolusioner selayaknya seorang CEO perusahaan besar yang terbuka dengan perubahan," katanya.
Wikan menekankan hal ini menjadi penting karena laju perkembangan industri sangat cepat dan butuh pendidik serta tenaga kependidikan yang selalu adaptif dengan perkembangannya. “Agar nantinya proses link and match antara satuan pendidikan vokasi dengan dunia industri dapat berjalan sustain dan selaras maka peran para pemimpin baik kepala balai maupun kepala SMK yang memiliki visi dan mindset selayaknya seorang CEO menjadi sangat penting,” kata Wikan.
“Kepala sekolah juga harus memiliki karakter yang kuat sebagai pembangun yang mencakup fungsi sebagai motivator, innovator, organizing dan controlling dalam pelaksanaan pembelajaran di SMK,” ujar Wikan.
Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) merupakan gerakan perubahan dari akar rumput bersamabguru dan masyarakat untuk mentransformasi sekolah menjadi tempat yang dirindu siswa, bisa mengeluarkan bakat, passion, penalaran dan talenta terbaik mereka dengan pendidikan yang berdasarkan kodrat kebutuhan dan kenyataan.
"Gerakan ini mempromosikan dan membangun kesadaran guru-guru, kepala sekolah dan pemangku kebijakan pendidikan untuk membangun sekolah sebagai tempat yang menyenangkan untuk belajari ilmu pengetahuan dan bekal ketrampilan hidup agar anak-anak bergairah menjadi pembelajar yang sukses dan mandiri," kata penggagas GSM Muhammad Nur Rizal
Dia mengatakan, harapan agar semangat perubahan yang diusung GSM berikut praktik baik untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang positif dan dirindu para siswa dapat juga diterapkan di SMK. Kerjasama antara gerakan akar rumput dan pemangku kepentingan yang telah dirintis ini harapannya tidak berhenti dikegiatan atau permukaan saja, tetapi dapat memantik proses perubahan yang lebih mendasar, yakni mengubah haluan kebijakan, budaya dan sistem pendidikan kita yang telah mulai ketinggalan.
"Dunia sudah berubah dengan cepat dan tak pasti, maka kita juga harus berubah, dan perubahan itu tidak bisa berjalan sendirian. Kita bersama tak rela anak kita menjadi buruh di negerinya sendiri," kata Rizal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
Nicolas Batum mengumumkan pensiun setelah 18 musim di NBA. Ia menutup karier dengan 11.553 poin dan dua medali perak Olimpiade.
Jadwal Asian Games 2026 hari ini, Selasa 22 September. Indonesia tampil di 17 cabor, termasuk bulu tangkis beregu putra dan putri.
IHSG melemah 0,88% ke 6.384,73 jelang RDG BI. Simak area support IHSG dan rekomendasi saham BIPI, IRSX, GDST, serta SMRA.
Asita DIY menyebut Kelok 23 berpotensi membuka koridor wisata Bantul-Gunungkidul dan memperpanjang lama tinggal wisatawan di DIY.
Banjir bandang menerjang kompleks perkantoran Bupati Solok. Kantor PUPR, kesehatan, BKD hingga DPRD terdampak, warga juga dievakuasi.