4 Karyawan Warung Mi di Kotabaru Reaktif, Setelah Rekannya Positif Corona

Ilustrasi. - Freepik
01 Oktober 2020 16:27 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Berbagai langkah pencegahan segera dilakukan Pemkot Jogja pasca ditemukannya kasus karyawan positif di salah satu warung mi terkenal di Kotabaru. Selain jalani penutupan warung, puluhan karyawan pun jalani Rapid Diagnostic Test (RDT).

Camat Gondokusuman, Guritno menjelaskan jika warung mi telah ditutup sejak Selasa (29/9/2020). Disinfektasi area warung pun telah dilakukan sehari berselang setelah penutupan. Dijelaskan Guritno setidaknya 30 karyawan warung pun menjalani RDT. "Sudah di-rapid semua dan kebanyakan non-reaktif," terang Guritno pada Kamis (1/10/2020).

Disebutkan Guritno dari 30 karyawan yang jalani RDT, empat diantaranya reaktif. "Ada yang reaktif empat kalau enggak salah," ujarnya. Dia mengatakan kemungkinan akan menjalani Swab, meski tindak lanjut sepenuhnya ada di Dinkes Kota Jogja. "Kita hanya laporan ke dinas, dinas nanti yang menindaklanjuti," imbuhnya.

BACA JUGA: Tiga OPD di Pemkab Bantul Pilih Penjadwalan Ulang Tes Swab

Menurut pengamatan Guritno, protokol kesehatan yang dilaksanakan di warung ji sudah cukup bagus. Namun bisa dimungkinkan karyawan positif dapat terpapar karena aktivitas pergaulannya di luar warung. "Bergaul dia di luar yang mungkin membuat dia terpapar, saya menekankan pegawai untuk berhati-hati dalam bergaul," ujarnya.

Meski cukup bagus dia menyoroti kesadaran pelanggan. "Cuma kadang model pengalaman berbeda sudah di kasih tanda jarak memindahkan kursi, saya minta untuk menegur bener pelanggan yang seperti itu, jangan anda takut tidak laku karena menegur pelanggan," tandasnya.