Denza dan Xpeng Kuasai 51,5 Persen Pasar Mobil Premium Indonesia
Denza dan Xpeng menguasai 51,5% distribusi mobil premium Januari-Agustus 2026. BMW dan Mercedes-Benz berada di posisi berikutnya.
Ilustrasi petugas melakukan tes swab./ANTARA FOTO-Asprilla Dwi Adha\n
Harianjogja.com, JOGJA - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantul dan Dinkes Bantul telah menjadwalkan tes swab untuk 1.310 aparatur sipil negara (ASN) di 20 organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungannya, sejak Selasa (15/9/2020) hingga Sabtu (26/9/2020).
Namun, penjadwalan dan tes swab tidak sepenuhnya berjalan lancar. Sebab, hingga Kamis (1/10/2020) siang, ada tiga OPD yang belum melakukan tes swab dan memilih menjadwalkan ulang untuk pelaksanaan tes tersebut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dwi Daryanto mengakui jika 84 ASN yang ada di lingkungannya belum menjalani swab tes. Padahal, sesuai jadwal 84 ASN tersebut dijadwalkan menjalani tes pada Kamis (24/9/2020) pagi.
Alasannya, Dwi mengungkapkan membutuhkan waktu dan koordinasi terkait pelaksanaan test tersebut.
“Jam kerja kami kan 24 jam. Apalagi menyangkut potensi bencana yang saat ini masih ada. Oleh karena itu kami minta dijadwalkan ulang,” katanya.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Waralaba Dikeluarkan Pemkab Bantul, Hanya Satu yang Berdiri
Meski memilih penjadwalan ulang, Dwi memastikan tes swab tetap akan dijalani oleh personel BPBD. Oleh karena itu, saat ini, pihaknya tengah menyusun jadwal agar tes bisa dilakukan tanpa mengganggu ketugasam.
“Sedang disusun. Kemungkinan kami akan menerapkan sif untuk pelaksanaan tes dan jam kerja,” lanjutnya.
Terpisah, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sri Wahyu Joko Santosa mengakui ada tiga OPD yang memilih penjadwalan ulang untuk pelaksanaan swab tes. Meski demikian, Oki-panggilan akrab Sri Wahyu Joko, tidak menjelaskan secara detail tiga OPD yang meminta penjadwalan ulang tes.
“Ada tiga OPD yang minta jadwal ulang. Ini tidak masalah. Karena target kami sebelum Pilkada, swab tes untuk OPD sudah selesai,” paparnya.
Karena belum semua OPD mengikuti tes swab, Oki menyatakan belum bisa memastikan hasil pengetesan sementara. “Jadi sementara kami belum bisa sampaikan hasilnya,” tandas Oki.
Baca Juga: 3 Ponpes di Sleman Jadi Klaster Covid-19, Dinkes Perketat Rekomendasi Operasional
Kepala Dinkes Bantul Agus Budi Raharjo mengatakan, pihaknya sengaja menggelar tes swab kepada sejumlah OPD dengan tujuan mencegah terjadinya klaster perkantoran dan upaya mendeteksi dini terkait pencegahan serta penularan Covid-19.
“Kami tidak ingin tertulari dan menulari. Jangan sampai ada klaster perkantoran dan klaster pelayanan publik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Denza dan Xpeng menguasai 51,5% distribusi mobil premium Januari-Agustus 2026. BMW dan Mercedes-Benz berada di posisi berikutnya.
Gempa M 4,6 mengguncang Sumba Barat Daya, NTT, Selasa dini hari. BMKG menyebut gempa tidak berpotensi tsunami dan mengingatkan mitigasi.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia di Masjid Temon, lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Prakiraan cuaca DIY Selasa 6 Oktober 2026 menunjukkan potensi udara kabur di Sleman dan suhu maksimum 35°C di Kota Jogja.
Bupati Kulonprogo Agung Setyawan mengajak siswa SMPN 3 Kokap menjauhi judi online, radikalisme, dan perundungan serta melanjutkan pendidikan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Senin 5 Oktober 2026 tersedia di Alkid dan MPP Balaikota. Cek jam layanan dan syarat perpanjangan SIM.