Advertisement

Operasi Keselamatan Progo 2026, Ribuan Pelanggar Kena Tegur

Yosef Leon
Senin, 09 Februari 2026 - 18:17 WIB
Maya Herawati
Operasi Keselamatan Progo 2026, Ribuan Pelanggar Kena Tegur Petugas kepolisian menegur pengendara yang melanggar aturan lalu lintas dalam Operasi Keselamatan Progo 2026 belum lama ini. Polres Bantul mencatat selama sepekan kegiatan itu sebanyak 1.155 pengendara lalu lintas ditegur karena melanggar aturan. Dokumentasi Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Operasi Keselamatan Progo 2026 di Bantul mencatat 1.155 pelanggar lalu lintas mendapat teguran hingga hari ketujuh pelaksanaan, sekaligus menjadi peringatan dini menjelang Ramadan dan arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, Senin (9/2/2026).

Data tersebut dihimpun Polres Bantul sejak operasi dimulai pada 2 Februari 2026 sebagai bagian dari upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Advertisement

Kepala Seksi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan jumlah pelanggaran itu merupakan hasil pemantauan selama sepekan pelaksanaan Operasi Keselamatan Progo 2026.

“Sedikitnya ada 1.155 pelanggar yang mendapat teguran dari petugas di lapangan,” kata Rita, Senin (9/2/2026).

Mayoritas pelanggaran didominasi pengendara roda dua. Jenis pelanggaran yang paling banyak ditemukan meliputi tidak memakai helm berstandar SNI, kelengkapan kendaraan yang tidak sesuai ketentuan, serta pengendara di bawah umur.

Selain penindakan pelanggaran, operasi tersebut juga mencatat angka kecelakaan lalu lintas. Selama tujuh hari pelaksanaan, terjadi 35 kecelakaan dengan 44 korban luka-luka dan total kerugian materiil sekitar Rp19 juta.

Polres Bantul tidak hanya mengedepankan tindakan represif, tetapi juga pendekatan preemtif dan preventif. Edukasi dan sosialisasi tertib berlalu lintas digelar di sejumlah titik strategis.

“Kami juga melaksanakan edukasi tertib berlalu lintas di beberapa titik strategis, seperti persimpangan lampu lalu lintas dan lokasi keramaian, untuk meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas,” jelas Rita.

Kegiatan tersebut diwujudkan melalui pemasangan pamflet, pembagian brosur, stiker, dan leaflet bertema tertib berlalu lintas guna memperluas jangkauan kampanye keselamatan jalan.

Operasi Keselamatan Progo 2026 mengusung tema terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang aman, nyaman, serta selamat menjelang Operasi Ketupat 2026.

“Upaya ini sebagai bentuk cipta kondisi menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, agar aktivitas ibadah dan arus mudik dapat berjalan lancar tanpa kendala,” imbuhnya.

Operasi Keselamatan Progo 2026 dilaksanakan selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dan digelar serentak di seluruh jajaran kepolisian di Indonesia sebagai persiapan pengamanan musim mudik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

AHY Targetkan Tanggul Laut di Pantura Bisa Tahan 200 Tahun

AHY Targetkan Tanggul Laut di Pantura Bisa Tahan 200 Tahun

News
| Senin, 09 Februari 2026, 18:37 WIB

Advertisement

India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine

India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine

Wisata
| Rabu, 04 Februari 2026, 18:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement