Blue Food Jadi Kunci Ketahanan Pangan Indonesia pada 2050
UGM mendorong penguatan blue food sebagai solusi ketahanan pangan nasional di tengah proyeksi kenaikan kebutuhan protein hingga 67% pada 2050.
Pemain PSS Sleman saat berlatih di Lapangan Pakembinangun pada Kamis (5/2/2026). Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
SLEMAN—PSS Sleman menggeber persiapan menghadapi putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026 dengan kombinasi latihan intensitas ringan hingga berat demi menjaga kebugaran dan konsistensi performa. Super Elja tak ingin kembali kehilangan poin krusial seperti yang terjadi pada putaran sebelumnya, sehingga program latihan disusun bertahap namun terukur.
Fokus pembenahan dilakukan selama dua pekan masa jeda kompetisi, dengan variasi menu latihan yang dirancang untuk mengembalikan ritme permainan sekaligus meningkatkan daya tahan fisik pemain. Direktur Teknik PSS Sleman, Pieter Huistra, menegaskan timnya memanfaatkan waktu yang tersedia secara maksimal sebelum memasuki laga perdana putaran ketiga.
"Kami punya waktu dua pekan. Minggu ini kami bekerja sangat keras. Hari ini latihannya ringan, tapi Selasa lalu sangat berat [latihannya] dan besok juga akan berat," kata Huistra pada Kamis (5/2/2026) ditemui di Lapangan Pakembinangun.
Dengan skema latihan bertahap tersebut, manajemen pelatih memastikan kebugaran pemain tetap stabil agar tidak kembali dilanda persoalan cedera. Seusai jeda kompetisi sekitar dua pekan, PSS dijadwalkan melakoni pertandingan pertama putaran ketiga pada Sabtu (14/2/2026) menghadapi Deltras FC. "Kami harus memastikan kebugaran pemain tetap terjaga," tandasnya.
Selain aspek fisik, Huistra juga menyoroti kedalaman skuad PSS Sleman yang dinilai lebih siap dibandingkan putaran sebelumnya. Ketersediaan pemain pelapis menjadi faktor penting untuk menjaga stabilitas permainan apabila ada pemain inti yang absen karena cedera maupun sanksi.
"Kami memiliki skuad yang dalam, jadi jika ada yang cedera atau terkena suspensi, kami masih bisa bermain dengan baik," tegasnya.
Pada putaran kedua lalu, Super Elja memang sempat menghadapi situasi sulit akibat badai cedera dan akumulasi kartu. Kondisi tersebut membuat komposisi tim tidak ideal dan berdampak pada hilangnya sejumlah poin penting dalam persaingan klasemen Pegadaian Championship 2025/2026.
"Di putaran kedua kemarin kita kehilangan beberapa poin karena adanya sanksi suspensi dan cedera pemain penting seperti Cleberson absen dan Frederic mendapatkan cedera. Kami juga sempat mendapatkan suspensi [pemain] di waktu yang tidak tepat. Jadi kami sempat bermain dengan makeshift defense," ujarnya.
Memasuki putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026, situasi internal tim disebut jauh lebih kondusif. Sejumlah pemain yang sebelumnya absen kini telah pulih dan kembali berlatih penuh bersama tim utama. Tambahan amunisi baru dari bursa transfer juga diharapkan memperkuat struktur permainan Super Elja, terutama untuk menjaga konsistensi hasil dalam setiap laga yang dijalani.
"Namun sekarang semua [pemain] sudah kembali dan semuanya terlihat penuh energi. Saya yakin kami siap untuk putaran ketiga," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGM mendorong penguatan blue food sebagai solusi ketahanan pangan nasional di tengah proyeksi kenaikan kebutuhan protein hingga 67% pada 2050.
Jadwal KRL Solo Jogja terbaru hari ini Rabu 29 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
AS melarang impor robot humanoid dan inverter baru asal Tiongkok demi melindungi keamanan nasional serta infrastruktur AI domestik.
Jadwal salat Jogja Rabu 29 Juli 2026 untuk Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul berdasarkan Kemenag.
Kasus ISPA di Bantul masih mencapai ribuan hingga Juni 2026. Dinkes mengimbau warga menerapkan PHBS dan memakai masker saat musim kemarau.
Sosiolog UGM menilai dugaan siswa membawa bom rakitan ke sekolah menjadi alarm bagi sistem pendidikan dan pentingnya budaya dialog dengan anak.