Tak Punya Uang, Ibu Rumah Tangga di Sleman Curi Ponsel untuk Beli Susu

Kanit Reskrim Polsek Sleman, Iptu Eko Haryanto menunjukkan dua ponsel barang bukti tindak pidana pencucian dengan pemberatan yang dilakukan DA, 26. - Harian Jogja/Lajeng Padmaratri
06 Oktober 2020 13:27 WIB Lajeng Padmaratri Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Ibu rumah tangga berinisial DA, 26, harus berurusan dengan jajaran kepolisian lantaran diduga mencuri dua unit ponsel pintar serta uang tunai sebesar Rp600.000. Ia terancam hukuman tiga tahun penjara.

Kanit Reskrim Polsek Sleman, Iptu Eko Haryanto menerangkan aksi ini diketahui setelah korban yang bernama Eko Mardiyanto, 21, kehilangan dua unit ponsel dan dompetnya ketika dia menginap di rumah DA di Dusun Dukuh, Desa Tridadi, Kecamatan Sleman pada Kamis (24/9/2020) lalu. Korban menginap di rumah tersebut lantaran suami pelaku adalah temannya.

Baca juga: Cupu Panjala Dibuka, Ini Rincian 38 Tanda yang Muncul

"Korban menginap, lalu pagi harinya saat membuka tas, korban mendapati ponsel dan uangnya tidak ada. Tindak pidana pencurian pada saat korban tertidur," kata Eko pada Selasa (6/10/2020).

Korban yang masih berstatus mahasiswa ini sudah berupaya mencari keberadaan barang-barangnya tersebut namun tak kunjung menemukannya. Namun, aksi ini terkuak ketika seorang penjual warung di sekitar rumah pelaku mengatakan kepada korban bahwa ia menemukan dompet beserta surat-surat milik korban.

Menyadari ada yang tak beres, korban kemudian kembali ke rumah DA dan menanyakan apakah dia mencuri ponsel dan dompetnya. "Mulanya tersangka tidak mengaku, tapi setelah dilaporkan ke Polsek Sleman dan kami intensifkan pemeriksaan kemudian mengaku bahwa sudah mengambil ponsel dan dompet korban," ujar Iptu Eko.

Baca juga: 12 Kelompok Seniman Unjuk Gigi dalam Festival Gejog Lesung 2020 di Kulonprogo

Kepada petugas, tersangka DA mengaku tak punya uang, sementara pemasukan suaminya hanya pas-pasan. Ia berniat menjual salah satu ponsel itu untuk dibelikan kebutuhan rumah tangga, sementara satu ponselnya yang lain diperuntukkan untuk dirinya sendiri.

Sementara itu, uang sebesar Rp600 ribu yang dicuri tersangka telah digunakan untuk membeli susu untuk anaknya yang masih berusia tiga tahun. Dia akhirnya ditangkap tanpa perlawanan di rumahnya di Dukuh.

"Tidak ada orang lain yang dicurigai, karena kejadian saat dia tidur di rumah pelaku. Awalnya DA mengelak, namun kita intensifkan lakukan pemeriksaan, lalu dia mengakui," ujar Eko.

Saat ini, ia diamankan di Mapolsek Sleman. Petugas juga mengamankan barang bukti berupa dua unit ponsel, dompet, serta uang Rp600.000 yang telah diganti DA karena sudah digunakan untuk membeli susu. Atas perbuatannya, DA dikenakan pasal 363 KUHP pencurian dengan pemberatan dengan ancaman penjara tiga tahun penjara.