Bupati Gunungkidul Minta Jaga Warga Lebih Aktif, Ini Tujuannya
Bupati Gunungkidul Endah Subekti meminta kelompok Jaga Warga memperkuat kamtibmas, mencegah konflik sosial, narkoba, kenakalan remaja, dan hoaks.
Artis campursari Dimas Tedjo/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Artis campursari asal Gunungkidul Dimas Tedjo mengatakan adaptasi kebiasaan baru memberikan angin segar bagi para seniman. Pasalnya, seniman mulai bisa pentas lagi seiring diperbolehkannya hajatan di masyarakat.
“Di awal-awal pandemi Corona, kami [seniman] praktis tidak bisa berkarya karena kegiatan macet total. Tapi, kami bersyukur sekarang sudah mulai ada tanggapan,” kata Tedjo, Rabu (14/10/2020).
Secara pribadi ia berharap pandemi segera berlalu sehingga masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa. Menurut dia, seniman tidak hanya menghibur masyarakat. Saat seniman bernyanyi, ada edukasi yang disampaikan. Sebagai contoh, tamu undangan diingatkan terus memakai masker, menjaga jarak, hingga cuci tangan di tempat yang telah disediakan oleh pemilik hajatan. “Kami ikut mengingatkan tentang pentingnya protokol kesehatan,” katanya.
Tedjo mengungkapkan kesadaran masyarat sudah mulai terbentuk. Baik tamu undangan maupun pemilik hajatan sudah saling mengerti karena sarana prasarana mendukung protokol kesehatan sudah disiapkan. “Tidak ada salaman dan semua sudah mengerti karena bagian dari memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ungkapnya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat tidak takut dengan Corona asalkan taat dan patuh menjalankan protokol kesehatan. “Saat di luar rumah harus memakai masker. Virus ini juga bukan aib, jadi jangan takut dan terpenting harus waspada serta terus menaati protokol kesehatan,” katanya.
Pelaksana Tugas Satpol PP Gunungkidul, Hery Sukaswadi mengatakan penegakan protokol kesehatan mengacu pada Peraturan Bupati No.68/2020. Ia mengatakan operasi masker ke masyarakat terus dilaksanakan dan sudah menyasar ke seluruh kapanewon atau kecamatan di Gunungkidul. “Setiap hari kami gelar di dua kapanewon,” katanya.
Menuru dia, sesuai dengan amanat di Peraturan Bupati No.68/2020, sanksi yang dijatuhkan bertujuan untuk memberikan edukasi dan pembinaan kepada masyrakat agar patuh menjalankan protokol kesehatan. “Kami terus berusaha meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama memerangi Corona, salah satunya terus menggunakan masker saat di luar rumah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti meminta kelompok Jaga Warga memperkuat kamtibmas, mencegah konflik sosial, narkoba, kenakalan remaja, dan hoaks.
DPC PDIP Kota Jogja menggelar kaderisasi bagi 64 peserta di Kaliurang untuk memperkuat ideologi, disiplin, dan komitmen memperjuangkan rakyat.
Bulog Banyumas menyalurkan 31.904,3 ton beras SPHP sepanjang 2026. Stok beras di gudang mencapai 61.000 ton untuk menjaga stabilitas harga.
Turnamen 9-Ball Rex Biliar di Sleman diikuti 64 peserta dari DIY untuk mengasah kemampuan dan mendukung regenerasi atlet menuju Porda 2027.
Kapolri mengungkap laboratorium sabu seberat 1,2 ton di Pidie, Aceh, diduga dikendalikan ahli kimia dari jaringan internasional. Sebanyak 11 orang ditangkap.
BPS melakukan ubinan palawija di Sleman untuk mengukur produktivitas jagung, kacang-kacangan, dan ubi jalar sebagai dasar penghitungan estimasi produksi pertani