Getaran Gempa M5,9 di Kepulauan Seribu Terasa hingga Jogja
Gempa M5,9 di barat laut Jakarta terasa hingga Jogja pada Sabtu dini hari. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
Pengurus Golkar DIY saat ziarah di TMP Kusumanegara, Selasa (20/10/2020) sore. /Ist-Golkar.
Harianjogja.com, JOGJA—Pengurus DPD I serta sejumlah kader Golkar DIY melakukan ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara, Selasa (20/10/2020) sore. Rangkaian peringatan HUT Golkar ke-56 itu sekaligus untuk memupuk semangat kader agar meneladani sikap para pahlawan.
Ketua DPD I Golkar DIY Gandung Pardiman menyatakan ziarah ke TMP Kusumanegara merupakan kegiatan rutin setiap HUT Partai Golkar. Selain untuk mendoakan arwah para pahlawan, sekaligus mengupgrade semangat juang partai dalam meneladani pahlawan yang berjuang tanpa pamrih.
“Kami mendoakan dan meneladani para pahlawan, ini kegiatan rutin kami tirakatan dan ziarah dalam rangka mempertebal semangat nasionalisme semangat kejuangan Partai Golkar,” ungkapnya.
BACA JUGA : Golkar Siap Menangkan Muslimatun
Ia meminta kadernya agar memahami sejarah para pahlawan, termasuk sejarah perjuangan Panglima Besar Sudirman yang dimakamkan di TMP Kusumanegara. Di mana saat berjuang untuk kemerdekaan Indonesia beliau secara fisik dalam keadaan sakit namun tidak pernah sakit rohaninya.
“Beliau sangat sederhana, artinya kita harus meneladani bahwa dalam suka dan duka harus berjuang untuk rakyat, semangat juang itu harus dimiliki kader Golkar. Kader Golkar jangan cengeng, harus meneladani para pahlawan yang telah berkorban jiwa dan raganya,” katanya.
Gandung merasa terharu dengan keberadaan pusara tanpa nama atau pahlawan tidak dikenal. Di mana mereka telah berjuang tanpa pamrih untuk bangsa dan negara Indonesia. “Ini sangat membuat kami terharu dan memacu semangat juang kami, itulah yang perlu dipetik sebagai satu keteladanan para pahlawan kusuma bangsa,” ucapnya.
Ia menambahkan banyak komponen dan elemen yang ikut serta mendirikan Golkar, sebagai salah satu landasannya Bung Karno membuat kebijakan Golongan Fungsional. Hal ini kemudian ditumbuhkembangkan oleh Sekber, sampai pada 20 Oktober 1964 berdiri Sekber Golongan Karya.
BACA JUGA : Didukung 14 PK, Agus Mulyono Terpilih Jadi Ketua DPD
“Mengapa Partai Golkar itu lahir salah satunya adalah untuk mewujudkan cita-cita para pahlawan yang dimakamkan di TMP ini, sehingga jangan sampai meleset karena Golkar didirikan bukan dadakan,” katanya.
Selain kader Partai Golkar DIY, Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD DIY seperti Suwardi dan Lilik Syaiful juga hadir dalam kegiatan tersebut. Ziarah itu dilakukan dengan protokol pencegahan Covid-19. Ketua DPD II Golkar Kota Jogja Agus Mulyono mengatakan kegiatan ziarah itu dilakukan dengan protokol ketat. Para peserta tidak lebih dari 50 orang karena sengaja dibatasi agar tidak menimbulkan kerumunan.
“Ini salah satu rangkaian acara HUT Golkar ke-56 sekaligus untuk mendoalan para pahlawan yang telah gugur mendahului kita,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M5,9 di barat laut Jakarta terasa hingga Jogja pada Sabtu dini hari. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
iPhone Duo diproyeksikan menguasai 24,8% pasar HP lipat global pada 2026 dengan pengiriman sekitar 5 juta unit.
Beasiswa Cendekia Baznas 2026 dibuka di 246 kampus. Mahasiswa bisa mendapat subsidi UKT hingga Rp7 juta per semester.
Trump membuka peluang produsen mobil listrik China membangun pabrik di AS dengan syarat mempekerjakan tenaga kerja Amerika.
Bek PSS Sleman Christophe Nduwarugira tak gentar menghadapi Dimitar Mitkov yang mencetak brace pada laga debutnya bersama Madura United.
DPRD DIY menyoroti relasi kuasa dalam dugaan kekerasan seksual di pesantren dan meminta mekanisme pengaduan korban diperkuat.