Ziarah ke TMP Kusumanegara, Gandung Ajak Kader Golkar Teladani Sikap Pahlawan

Pengurus Golkar DIY saat ziarah di TMP Kusumanegara, Selasa (20/10/2020) sore. - Ist/Golkar.
20 Oktober 2020 23:57 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pengurus DPD I serta sejumlah kader Golkar DIY melakukan ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara, Selasa (20/10/2020) sore. Rangkaian peringatan HUT Golkar ke-56 itu sekaligus untuk memupuk semangat kader agar meneladani sikap para pahlawan.

Ketua DPD I Golkar DIY Gandung Pardiman menyatakan ziarah ke TMP Kusumanegara merupakan kegiatan rutin setiap HUT Partai Golkar. Selain untuk mendoakan arwah para pahlawan, sekaligus mengupgrade semangat juang partai dalam meneladani pahlawan yang berjuang tanpa pamrih.

“Kami mendoakan dan meneladani para pahlawan, ini kegiatan rutin kami tirakatan dan ziarah dalam rangka mempertebal semangat nasionalisme semangat kejuangan Partai Golkar,” ungkapnya.

BACA JUGA : Golkar Siap Menangkan Muslimatun

Ia meminta kadernya agar memahami sejarah para pahlawan, termasuk sejarah perjuangan Panglima Besar Sudirman yang dimakamkan di TMP Kusumanegara. Di mana saat berjuang untuk kemerdekaan Indonesia beliau secara fisik dalam keadaan sakit namun tidak pernah sakit rohaninya.

“Beliau sangat sederhana, artinya kita harus meneladani bahwa dalam suka dan duka harus berjuang untuk rakyat, semangat juang itu harus dimiliki kader Golkar. Kader Golkar jangan cengeng, harus meneladani para pahlawan yang telah berkorban jiwa dan raganya,” katanya.

Gandung merasa terharu dengan keberadaan pusara tanpa nama atau pahlawan tidak dikenal. Di mana mereka telah berjuang tanpa pamrih untuk bangsa dan negara Indonesia. “Ini sangat membuat kami terharu dan memacu semangat juang kami, itulah yang perlu dipetik sebagai satu keteladanan para pahlawan kusuma bangsa,” ucapnya.

Ia menambahkan banyak komponen dan elemen yang ikut serta mendirikan Golkar, sebagai salah satu landasannya Bung Karno membuat kebijakan Golongan Fungsional. Hal ini kemudian ditumbuhkembangkan oleh Sekber, sampai pada 20 Oktober 1964 berdiri Sekber Golongan Karya.

BACA JUGA : Didukung 14 PK, Agus Mulyono Terpilih Jadi Ketua DPD

“Mengapa Partai Golkar itu lahir salah satunya adalah untuk mewujudkan cita-cita para pahlawan yang dimakamkan di TMP ini, sehingga jangan sampai meleset karena Golkar didirikan bukan dadakan,” katanya.

Selain kader Partai Golkar DIY, Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD DIY seperti Suwardi dan Lilik Syaiful juga hadir dalam kegiatan tersebut. Ziarah itu dilakukan dengan protokol pencegahan Covid-19.  Ketua DPD II Golkar Kota Jogja Agus Mulyono mengatakan kegiatan ziarah itu dilakukan dengan protokol ketat. Para peserta tidak lebih dari 50 orang karena sengaja dibatasi agar tidak menimbulkan kerumunan.

“Ini salah satu rangkaian acara HUT Golkar ke-56 sekaligus untuk mendoalan para pahlawan yang telah gugur mendahului kita,” katanya.