Didukung 14 PK, Agus Mulyono Terpilih Jadi Ketua DPD Golkar Kota Jogja

Agus Mulyono. - Ist.
31 Agustus 2020 11:17 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Agus Mulyono terpilih sebagai Ketua DPD I Golkar Kota Jogja periode 2020-2025 dalam Musyawarah Daerah (Musda) X yang digelar Minggu (30/8/2020). Ia mendapatkan dukungan secara penuh dari 14 Pengurus Kecamatan (PK) serta sejumlah organisasi sayap Partai Golkar.

Partai Golkar Kota Jogja sempat digoyang isu pemberhentian 12 PK jelang pelaksanaan Musda X, di mana sejumlah mantan PK memberikan pernyataan adanya pemecatan. Namun pelaksanaan Musda X berjalan lancar dan menetapkan Agus Mulyono yang juga Dosen Universitas Janabadra itu sebagai Ketua DPD I Golkar Kota Jogja menggantikan Augus Nur.

BACA JUGA : 12 PK Golkar Kota Jogja Mengaku Diberhentikan dari 

Selain mendapatkan dukungan 14 PK, seluruh organisasi sayap juga memberikan suara kepada Agus yang juga sekretaris DPD MKGR DIY. Selain itu DPD II Golkar Kota Jogja untuk kepengurusan sebelumnya dan DPD Golkar DIY juga memberikan suaranya kepada Agus.

“Saya terpilih secara aklamasi, ini memang tugas berat, tetapi kami akan menjalankan dengan sebaik-baiknya,” ungkap Dosen Fakultas Ekonomi ini dalam keterangan persnya, Senin (31/8/2020).

Agus memastikan akan merangkul semua pihak di internal Golkar Kota Jogja. Agar bisa menatap ke depan terutama dalam mempersiapkan Pemilu 2024 dan Pilkada 2024 mendatang. Termasuk merangkul sejumlah kader dari 12 PK yang digantikan karena periodesasinya telah habis beberapa waktu lalu.

“Masalah [mantan 12 PK] itu niat baik, tetapi harus taat AD/ART, kami tidak membuang kader, semua berporsi pada bagian masing-masing. Semua akan dirangkul niat kami tidak membuang kader, salah satu tugas, saya akan berupaya untuk menetralisasi dan saya tidak ada musuh,” katanya.

BACA JUGA : Jelang Musda, Golkar Kota Jogja Pastikan Internal Partai

Ia menargetkan dalam kepemimpinannya bisa menempatkan Golkar Kota Jogja mendapatkan kursi pimpinan dewan di Pemilihan Legislatif 2024 mendatang. Pada 2021 akan menyiapkan sejumlah kader yang dipasang di 2024. “Selama tiga tahun kader yang dipersiapkan ini akan kami didik melalui transfer ilmu, saya akan menggunakan pendekatan hati, kalau didekati pasti mengena,” ujarnya.