Soal Prediksi Badai Besar di DIY, Begini Imbauan Sultan

Ilustrasi angin kencang. - JIBI
22 Oktober 2020 20:17 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Merespons adanya prediksi fenomena alam la nina dengan kekuatan lebih besar dari Badai Cempaka 2017, Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, menuturkan apapun anginnya, masyarakat diminta selalu waspada karena tipikal angin di DIY berputar.

Ia menjelaskan DIY diapit Gunung Merapi di utara, Pegunungan Menoreh di barat dan Pegunungan Seribu atau Gunungkidul di timur, sehingga menyebabkan angin dari selatan tidak bisa keluar dan akhirnya berputar. “Akibatnya apa? Kalau pohon tumbang akarnya ikut karena muter,” ujarnya.

Sebab itu, masyarakat diminta untuk inisiatif memangkas pohon yang dirasa sudah terlalu tinggi atau tua, agar tidak membahayakan orang di sekitarnya jika terjadi angin besar. “Kalau merasa tinggi [pohonnya], sambal inisiatif ditebang sendiri,” katanya.

BACA JUGA: Sehari Tambah 45 Orang, Ini Update Terbaru Data Covid-19 di DIY

Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, mengatakan BPBD baik provinsi maupun kabupaten dan kota sudah siapkan segala kemungkinan, termasuk dampaknya sampai pada tanaman pangan. Untuk itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait.

“Ketersediaan bahan pangan kita harus dijaga, kita sudah koordinasi dengan Bulog, Tarumartani, Dinas Pertanian serta stakeholder lain terkait penyediaan pangan kita siapkan. Biasanya terganggu dengan itu, apalagi sekarang perubahan musim, mudah-mudahan tidak sampai seperti yang diprediksi,” kata dia.