Polresta Jogja Ikut Dorong Penegakan Protokol Kesehatan Cegah Covid-19

Kapolresta Jogja Kombes Pol Purwadi Wahyu Anggoro. - Harian Jogja/ Hafit Yudi Suprobo
24 Oktober 2020 19:07 WIB Hafit Yudi Suprobo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Upaya penegakan protokol pencegahan penularan Covid-19 terus dilakukan oleh jajaran Polresta Jogja. Razia masker dan operasi yustisi dilakukan oleh aparat guna meningkatkan kesadaran masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol Covid-19.

Kapolresta Jogja Kombes Pol Purwadi Wahyu Anggoro mengatakan jika upaya razia maupun operasi yustisi terus dilakukan oleh jajaran Polresta Jogja. Hal tersebut dilakukan karena pihaknya sadar jika kebiasaan warga dalam menerapkan protokol pencegahan penularan Covid-19 harus senantiasa diedukasi.

Baca juga: Duh, Ratusan Tempat di Jogja Usaha Langgar Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19

"Seperti pada Selasa (20/10/2020) Oktober dari jam 15.00 sampai dengan pukul 17.30 wib di sepanjang jalur Tamansiswa, Wirogunan, Jogja dilaksanakan kegiatan edukasi atau sapa warga dengan sasaran pertokoan dan warung tepi jalan Tamansiswa," ujar Kombes Pol Purwadi Wahyu Anggoro saat dikonfirmasi pada Jumat (23/10/2020).

Dalam giat tersebut, enam teguran lisan dilayangkan kepada pengunjung toko karena tidak memakai masker. Lima kali teguran juga dilayangkan kepada toko yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Sedangkan, upaya pembinaan dilayangkan kepada pemilik toko yang telah menerapkan protokol Covid-19.

Baca juga: Update Covid-19 Global, Indonesia Urutan 5 Terbanyak di ASIA

Tidak hanya upaya sosialisasi dan memberikan teguran lisan, Polresta Jogja juga ikut berkontribusi dalam upaya memberikan peningkatan protokol pencegahan penularan Covid-19 di Malioboro.

Pemberian masker dan face shield tidak hanya dalam rangka meningkatkan protokol pencegahan penularan Covid-19. Akan tetapi, juga dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat dan mendukung pertumbuhan pariwisata kota Jogja khususnya kawasan Malioboro.

"Pelaksanaan program Malioboro Ber-faceshield ini sebagai wujud dukungan tugas Pemerintah dalam menerapkan adaptasi kebiasaan baru guna menjaga kesehatan, kegiatan ekonomi dan pariwisata di wilayah kota Jogja, khususnya Malioboro sebagai jalur utama sekaligus etalase pariwisata di kota Jogja yang kita cintai bersama dan merupakan tempat interaksi masyarakat baik dari dalam maupun luar DIY," pungkas Purwadi.