Debat Pilkada Gunungkidul Digelar Selasa, Paslon Dilarang Bawa Pendukung

Ilustrasi. - Freepik
26 Oktober 2020 10:57 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Debat perdana Calon Bupati Gunungkidul bakal diselenggarakan Selasa (27/10/2020) malam. KPU mengingatkan kepada setiap calon untuk tidak membawa pendukung saat acara berlangsung.

Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan penyeleggaraan debat bukan hal baru dalam pilkada. Pasalnya, dalam pemilihan di 2015 lalu juga diselenggarakan debat antar calon. Meski demikian, untuk penyelenggaraan di tahun ini berbeda karena adanya pandemi Covid-19.

Baca juga: Libur Panjang, Objek Wisata di Sleman Siap Terapkan Protokol Kesehatan

KPU pun melarang setiap pasangan untuk membawa pendukung untuk menghindari terjadinya kerumumanan serta pelaksanaan dapat berjalan sesuai dengan protokol kesehatan penanggulangan corona. Sesuai dengan ketentuan, debat hanya dihadiri oleh pasangan calon dan empat orang perwakilan dari tim sukses.

Selain itu, debat dihadiri oleh lima anggota KPU Gunungkidul serta dua perwakilan dari bawaslu. “Selain itu tidak boleh masuk ke acara yang akan disiarkan secara langsung di televisi ini,” kata Hani kepada wartawan, Minggu (25/10/2020).

Baca juga: Warga Kota Jogja Terus Diedukasi untuk Lakukan Pencegahan Covid-19

Guna memastikan setiap paslon untuk mematuhi aturan ini, KPU sudah melakukan koordinasi dengan perwakilan dari tim sukses pada Jumat (23/10/2020). “Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan protokol kesehatan harus dipatuhi saat debat berlangsung,” ungkapnya.

Rencananya debat digelar sebanyak tiga kali. Pada debat pertama rencananya hanya menghadirkan calon bupati dengan tema kemiskinan, kesejahteraan sosial dan kemandirian desa. Adapun debat kedua hanya menghadirkan calon wakil bupati pada 3 November. Sedangkan debat terakhir dilaksanakan ada 10 November dengan menghadirkan seluruh pasangan calon. “Semua debat diselengarakan di Studio TVRI,” katanya.

Anggota KPU Gunungkidul, Andang Nugroho menambahkan, untuk debat akan berlangsung selama 2,5 jam yang terbagi dalam empat sesi. Sesi pertama berisikan penyampaian visi misi, dilanjutkan debat ekspolrasi mengenai visi misi. Sedangkan sesi ketiga berisikan tentang debat inspiratif dan ditutup dengan pernyataan penutup dari masing-masing calon. “Sudah dipersiapkan dan mudah-mudahan berjalan dengan lancar,” katanya.

Menurut dia, untuk debat kedua dan ketiga belum menentukan tema pasti karena masih akan berkoordinasi dengan tim yang dibentuk untuk persiapan debat. “Nanti akan dirumuskan lagi untuk tema debat berikutnya,” katanya.