Kemenhut Pastikan Penanganan Kebakaran TNBTS Berjalan Terpadu
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Gumuk pasir di Pantai Parangtritis./IST-Humas Pemkab Bantul
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Pariwisata Bantul memprediksi ada sekitar 30.000 wisatawan yang berkunjung ke sejumlah objek wisata beretribusi di Bantul selama musim libur cuti bersama dari 28 Oktober hingga 1 November mendatang.
Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo mengatakan target kunjungan 30.000 wisatawan cukup realistis karena berdasarkan data kunjungan liburan akhir pekan di angka 5.000-10.000 orang, “Kalau di ambil rata-rata selama liburan cuti bersama lima hari ya sekitaran 30.000an,” kata Kwintarto, Selasa (27/10/2020).
Menurut dia, target tersebut juga memperhitungkan kondisi saat ini yang masih dalam kondisi pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) ditambah lagi dengan adanya fenomena alam La Nina yang mempengaruhi curah hujan cukup meningkat sehingga kemungkinan wisatawan tidak menjelajahi semua objek wisata di Bantul.
Baca Juga: Cara Menangkal Covid-19 di Musim Hujan
Namun, Dispar masih optimistis target kunjungan wisatawan tercapai dengan melihat animo masyarakat yang masih menjadikan DIY sebagai salah satu tujuan wisatawan untuk menghabiskan masa liburan. Namun untuk hari pertama cuti bersama ia memprediksi belum banyak wisatawan karena sebagian masih dalam perjalanan dan baru sampai di hari ketiga dan seterusnya.
Untuk keamanan wisatawan selama masa pandemi Covid-19 dan menghadapi La Nina ini, Kwintarto mengaku sudah mengeluarkan surat edaran (SE) kepada semua pengelola wisata dan usaha jasa pariwisata (UJP) di Bantul. Terdapat tiga poin dalam SE tersebut. Pertama adalah pengelola wisata diminta mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana tanah longsor, genangan air, dan luapan sungai di lokasi objek wisata mengingat curah hujan mulai meningkat.
“Bahkan pengelola wisata yang memanfaatkan wahana air sebagai daya tarik wisata agar selalu koordinasi dengan teman-teman di hulu sungai di Sleman dan Gunungkidul. Karena meski di Bantul tidak hujan tapi kalau di utara hujan terus berpotensi luapan sungai di hilir,” kata Kwintarto. Selain itu bahaya angin kencang dan petir juga perlu diperhatikan agar wisatawan merasa aman dan nyaman selama berwisata.
Protokol Kesehatan
Kedua adalah soal protokol kesehatan. “Pengelola wisata harus selalu mengingatkan wisatawan agar tetap mentaati protokol kesehatan selama berlibur di Bantul minimal selalu mengenakan masker, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, serta menghindari kerumunan,” kata Kwintarto.
Baca Juga: Verifikasi Protokol Kesehatan Sedang Berjalan, Kapan Bioskop di Jogja Dibuka?
Sementara poin ketiga dalam SE lebih menekankan kepada agen wisata dan wisatawan yang akan mengunjungi objek wisata di Bantul agar memastikan diri dalam kondisi sehat, tidak memaksakan diri berlibur jika kondisi tubuh kurang sehat. Kwintarto meminta kerjasama agen wisata dan wisatawan untuk mematuhi protokol kesehatan.
Lebih lanjut mantan Camat Sewon ini juga mengingatkan wisatawan yang bermain di pantai untuk waspada, tidak mandi di laut karena fenomena alam La Nina ini juga berpotensi meningkatnya gelombang air laut. Jangan terkecoh dengan ombak yang tenang karena biasanya membahayakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
SIPA 2026 resmi dibuka di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo. Sekitar 250 seniman dari 7 negara tampil dengan tema Kinetic Kinship: Beyond Boundaries.
Cara download video Facebook tanpa aplikasi lewat HP atau laptop. Simak langkah menyalin tautan hingga menyimpan video dengan aman.
Yudai Yamamoto ditunjuk memimpin Persija vs Persib di SUGBK. Simak profil, pengalaman, dan rekam jejak wasit asal Jepang ini.
DPRD Bantul meminta data 9.216 KPM yang terindikasi judi online diverifikasi ulang karena dikhawatirkan terjadi kesalahan dan penyalahgunaan NIK.
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.