Advertisement
Tambah Dua Penderita, Kasus Covid-19 di Gunungkidul Kini Tembus 315 Kasus
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Kasus Covid-19 di Kabupaten Gunungkidul kembali bertambah. Terbaru gugus tugas setempat mengumumkan penambahan dua kasus anyar pada Jumat (30/10/2020).
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan dua kasus baru itu adalah perempuan, 54, asal Kapanewon Semanu dan laki-laki, 70, asal Kapanewon Wonosari.
Advertisement
"Untuk kasus Semanu memiliki riwayat perjalanan, sedangkan kasus Wonosari punya riwayat suspek dan bronkopneumonia," kata Dewi, kepada awak media Jumat sore.
Bronkopneumonia sendiri adalah salah satu jenis pneumonia, yaitu infeksi yang mengakibatkan terjadinya peradangan pada paru-paru yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur. Bronkopneumonia dapat dipicu juga oleh beberapa faktor risiko, seperti usia, lingkungan, gaya hidup, dan kondisi kesehatan tertentu.
Dengan penambahan dua kasus baru ini maka akumulasi penderita Covid-19 di Gunungkidul saat ini menembus 315 kasus dengan rincian, 270 sembuh, 32 dalam perawatan dan 13 meninggal dunia.
Sebagai upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19, Dewi menghimbau masyarakat untuk lebih memperketat protokol kesehatan, meliputi pemakaian masker, mencuci tangan dengan air mengalir, jaga jarak dan tidak berkerumun.
Di samping itu, ia juga meminta masyarakat tidak boleh terlena saat membesuk orang, melayat ataupun sedang hajatan tanpa menerapkan protokol.
"Untuk saat ini penerapan protokol kesehatan merupakan satu-satunya cara meminimalisir penyebaran Covid-19, oleh karena itu kami mohon agar protokol kesehatan ini dipatuhi," ucap Dewi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Viral Influencer Kena Campak Tetap Keluar Rumah, Ini Kata Kemenkes
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Waspada Bibit Siklon 90S, BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Terjang DIY
- Dishub Kulonprogo Prediksi Arus Mudik Lebaran 2026 Lancar Terkendali
- Posko Aduan THR Dibuka di Bantul, 1 Kasus Tahun Lalu Belum Tuntas
- RSUD Sleman Targetkan Pendapatan Rp152 Miliar pada 2026
- Kasus Korupsi Lahan Sindutan, Rp1,44 Miliar Dikembalikan ke YAKKAP I
Advertisement
Advertisement








