123.779 KK Sleman Sudah Daftar Perlinsos, Mayoritas Lewat Agen
Sebanyak 123.779 KK telah mendaftar Perlinsos Sleman. Sebanyak 79,48% menggunakan bantuan agen, sedangkan 20,52% mendaftar mandiri.
Ilustrasi uang. /Bisnis-Rachman
Harianjogja.com, SLEMAN—Realisasi retribusi daerah Kabupaten Sleman hingga Maret 2026 tercatat mencapai Rp61,97 miliar atau 23,88% dari target tahunan sebesar Rp259,53 miliar. Capaian ini menunjukkan pergerakan awal tahun yang relatif stabil, dengan sektor jasa kesehatan menjadi penyumbang paling dominan dalam struktur pendapatan retribusi daerah.
Dominasi sektor kesehatan tampak dari kontribusi dua rumah sakit daerah, yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sleman yang menyumbang Rp35,46 miliar atau 24,22% dari target tahunan, dan RSUD Prambanan sebesar Rp12,78 miliar atau 29,16%. Selain itu, layanan kesehatan di tingkat puskesmas berserta layanan laboratorium di bawah Dinas Kesehatan Sleman turut berkontribusi dengan realisasi Rp3,73 miliar atau 31,26% dari target yang ditetapkan, memperkuat posisi sektor kesehatan sebagai penopang utama retribusi retribusi daerah.
Di sisi lain, sektor jasa usaha juga mulai menunjukkan geliat positif. Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Maguwoharjo membukukan realisasi Rp1,18 miliar atau 47,37% dari target, dengan kontribusi terbesar berasal dari retribusi tempat rekreasi dan olahraga yang telah mencapai 59,12% dari target. Sementara itu, retribusi dari penyewaan tanah dan bangunan turut memberikan tambahan, meskipun nilainya masih relatif terbatas dalam struktur keseluruhan pendapatan.
Kontribusi dari Dinas Lingkungan Hidup mencakup retribusi persampahan sebesar Rp748,3 juta (10,69%), layanan penyedotan kakus Rp173,5 juta (34,72%), serta retribusi rumah tangga sebesar Rp65,1 juta atau 13,04% dari target yang ditetapkan. Adapun retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) hingga triwulan pertama telah terealisasi Rp3,10 miliar atau 15,52% dari target Rp20 miliar, menunjukkan masih adanya ruang optimalisasi di sektor perizinan bangunan dan pengembangan kawasan perkotaan.
Sementara itu, Dinas Perhubungan Sleman mencatat realisasi retribusi sebesar Rp882,3 juta atau 17,48% dari target, yang mayoritas bersumber dari layanan parkir tepi jalan umum dan tempat khusus parkir. Penerimaan ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah daerah memperkuat manajemen lalu lintas sekaligus menambahkan pendapatan dari layanan publik berbasis mobility.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Abu Bakar, mengakui masih terdapat sejumlah pos retribusi yang belum optimal. Retribusi pemakaian kendaraan bermotor dan pemanfaatan ruangan, misalnya, belum menunjukkan realisasi signifikan hingga triwulan pertama tahun 2026. “Retribusi penyewaan bangunan juga baru mencapai Rp5,49 juta atau 2,5 persen dari target,” kata Abu saat ditemui dalam acara Hari Pers Nasional di Lapangan Pemda Sleman, Minggu (26/4/2026).
Secara umum, capaian retribusi daerah Sleman hingga triwulan pertama menunjukkan tren pertumbuhan yang positif, meskipun masih memerlukan penguatan strategi di sejumlah sektor agar target tahunan dapat tercapai secara optimal. Penguatan juga dilakukan dengan memfokuskan pemanfaatan potensi retribusi di kawasan pariwisata.
BKAD Sleman tengah menjajaki kemungkinan penerapan retribusi di sejumlah titik wisata, salah satunya Museum Terbuka Bakalan di Cangkringan yang berada di jalur wisata Jip Merapi. Abu menjelaskan bahwa rencana ini didampingi komunikasi intensif dengan para pelaku wisata dan perangkat desa. “Tentu harus komunikasi dengan teman‑teman pelaku wisata di sana dan desa. Museum perlu layak juga, fasilitasnya dan amenitas lain sebelum diterapkan retribusi,” ucapnya.
Senada dengan itu, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman, Irawati Palupi Dewi, mengatakan Museum Terbuka Bakalan memiliki prospek karena telah mulai menarik kunjungan wisatawan yang sengaja singgah untuk melihat kawasan tersebut. Rencana penarikan retribusi nantinya hanya akan diberlakukan bagi wisatawan yang masuk ke area museum, sedangkan pengunjung yang sekadar melintas menggunakan jip wisata tidak akan dikenai biaya, seiring upaya Pemkab Sleman mengoptimalkan retribusi daerah tanpa mengganggu aktivitas wisata yang sudah berjalan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 123.779 KK telah mendaftar Perlinsos Sleman. Sebanyak 79,48% menggunakan bantuan agen, sedangkan 20,52% mendaftar mandiri.
Harga cabai rawit merah tercatat Rp90.050 per kg dan telur ayam Rp29.900 per kg berdasarkan data PIHPS Nasional, Sabtu 12 September 2026.
Kematian Serda AMF di Mess Psikologi Galaksi diselidiki Pomau. Empat prajurit ditahan, sementara TNI AU membantah korban tewas akibat penganiayaan.
Tiket laga kandang PSS Sleman vs Madura ludes terjual. Nduwarugira menyebut dukungan suporter menjadi motivasi ekstra di Maguwoharjo.
Harga BBM terbaru 12 September 2026 di Pertamina, BP-AKR, Shell, dan Vivo. Pertamax Turbo, Dexlite hingga BBM diesel mengalami kenaikan.
Prabowo menghadiri KTT BRICS ke-18 di India sebagai anggota penuh untuk memperkuat peran Indonesia dalam kerja sama multilateral.