PRAKIRAAN CUACA: Ada Siklon Tropis, Gelombang Tinggi Diprediksi Terjadi Selama 2 Hari

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
02 November 2020 09:17 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Masyarakat terutama wisatawan yang berlibur di Kawasan Pantai Selatan hendaknya meningkatkan kewaspadaan. Mengingat Badan Meteorologi Geofisik (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di sepanjang perairan selatan, salah satunya wilayah DIY.

Berdasarkan informasi yang diunggah di twitter @StaklimJogja, surat berisi tentang peringatan dini gelombang tinggi itu dikeluarkan oleh BMKG. Peringatan ini berlaku sejak Minggu (1/11/2020) malam hingga Selasa (3/11/2020) pagi.

Adapun gelombang tinggi tersebut dinarasikan karena adanya siklon tropis ghoni di perairan Filipina yang berdampak pada gelombang tinggi di Laut Natuna. Sedangkan siklon tropis Atsani di Samudera Pasifik Timur Filipina berdampak langsung pada gelombang tinggi di Samudera Pasifik Utara Halmahera dan perairan Sulawesi Selatan.

Pola angin di Indonesia pada umumnya bergerak dari tenggara-barat daya dengan kecepatan angin berkisar antara 5 sampai 25 knot. Kondisi itu berdampak pada gelombang tinggi di perairan Indonesia termasuk selatan DIY. Gelombang tinggi diperkirakan terjadi anytara 2,5 meter hingga 4 meter.

BMKG juga meminta untuk memperhatikan risiko terhadap keselamatan pelayaran antara lain :

- Perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter)

- Kapal Tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter)

- Kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter)

- Kapal ukuran besar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter).

Melalui surat tersebut BMKG juga mengimbau kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar selalu meningkatkan kewaspadaan.