Bawaslu Ingatkan Komitmen Paslon untuk Patuhi Protokol Kesehatan

Seluruh pasangan calon kepala daerah di pilkada Gunungkidul saat mendeklarasikan kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam berkampanye di Bangsal Sewokoprojo, Kota Wonosari, Rabu (4/11/2020). - Harian Jogja/David Kurniawan
04 November 2020 20:47 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, WONOSARI—Ketua Bawaslu Gunungkidul Tri Asmiyanto mengingatkan kepada empat pasangan calon kepala daerah untuk menaati protokol kesehatan. Hal ini disampaikan saat pelaksanaan deklarasi kepatuahan terhadap protokol kesehatan di Bangsal Sewokoprojo, Rabu (4/11/2020).

“Jangan sampai ada kluster penularan Corona dari pilkada. jadi, kami meminta kepada paslon berkomitmen untuk mematuhi protokol kesehatan selama berkampanye,” kata Tri kepada wartawan, kemarin.

Menurut dia, penerapan protokol kesehatan dalam kampanye sangat penting guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona. “Inilah kenapa kami gelar deklarasi kepatuhan yang menghadirkan seluruh paslon agar bisa benar-benar membantu dalam upaya mencegah penyebaran virus. Salah satunya dengan komitmen untuk mematuhi protokol kesehatan,” katanya.

Disinggung mengenai potensi pelanggaran, Tri mengakui hingga sekarang belum ada peserta yang ditegur. Meski demikian, ia tidak menampik paslon masih ada yang belum tertib pada saat menyelenggarakan kampanye tatap muka dengan masyarakat. Hanya saja, hal tersebut masih belum masuk kategori pelanggaran karena saat diingatkan paslon bisa mematuhinya. “Ketika ada potensi pelanggaran protokol kesehatan  seperti adanya kerumunan atau peserta tidak memakai masker langsung diingatkan pengawas dan mereka mau menaati sesuai dengan protokol,” katanya.

“Pilkada harus berjalan dengan aman, lancar dan juga sehat. oleh karenanya dibutuhkan partisipasi dari semua pihak.”

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Bupati Gunungkidul, Badingah. Menurut dia, penyebaran virus corona masih menjadi ancaman karena penularan belum hilang di masyarakat. Untuk itu, ia berharap kepada seluruh pasangan untuk memberikan contoh kepada warga dalam upaya mematuhi dan berdisiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. “Mari bersama-sama cegah penyebaran virus corona,” katanya.

Badingah menuturkan selama kampanye juga berjalan dengan lancar. Ia un mengajak kepada seluruh pasangan untuk memulai menggunakan fasilitas kampanye daring dan tidak hanya mengandalkan model tatap muka. “Paling banyak memang tatap muka, tapi harus mulai diperkenalkan kan banyak mediannya seperti Zoom Meeting dan lain sebagainya,” katanya.