Advertisement

Ahmad Naufal Merasa Puas dengan Layanan BPJS Kesehatan

Abdul Hamied Razak
Kamis, 05 November 2020 - 23:12 WIB
Yudhi Kusdiyanto
Ahmad Naufal Merasa Puas dengan Layanan BPJS Kesehatan Ahmad Naufal (kiri), warga Sinduadi, Mlati, saat mengunjungi Kantor BPJS Kesehatan Sleman, beberapa waktu lalu. - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Menjadi peserta BPJS Kesehatan selain diamanatkan oleh undang-undang juga memberikan kemudahan bagi pesertanya. Selama mengikuti prosedur yang ditetapkan, peserta akan mendapatkan pelayanan kesehatan yang memuaskan.

Ahmad Naufal, warga Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati, punya pengalaman menjadi peserta BPJS Kesehatan. Selama menjadi peserta, ia mengaku tidak mendapat perlakuan berbeda untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

"Yang saya rasakan selama ini pelayanan BPJS Kesehatan tidak ada masalah. Saya dilayani dengan baik. Selain saya, istri, ada tiga anak saya yang juga terdaftar sebagai peserta BPJS," katanya kepada Harian Jogja, belum lama ini.

Memang, katanya, antrean pelayanan di fasilitas kesehatan agak lama. Namun ia memaklumi karena yang membutuhkan pelayanan kesehatan BPJS Kesehatan bukan hanya dirinya. Hal itu menunjukkan jika layanan BPJS Kesehatan mulai banyak digunakan oleh masyarakat. “Yang lama antreannya. Tapi enggak masalah karena itu hak semua orang. Harus dimaklumi karena yang ingin periksa bukan saya saja," kata Naufal.

Selama menggunakan kartu BPJS Kesehatan, Naufal mengatakan tidak membayar biaya tambahan lainnya. Semua sudah ditanggung. Ia juga mengaku selalu tertib membayar iuran. "Kuncinya cuma satu. Ikuti prosedur yang ditentukan oleh BPJS Kesehatan. Misalnya kalau ke rumah sakit pakai rujukan dari faskes pertama," katanya.

Apalagi, kata Naufal, di masa pandemi ini BPJS Kesehatan memberikan kemudahan bagi peserta dengan aplikasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Mobile. Ia akan menggunakan aplikasi ini agar bisa lebih praktis, menghemat waktu dan tenaga. "Tadi sebenarnya mau mengurus perpindahan faskes satu, biar lebih dekat dengan rumah. Kata petugas bisa menggunakan aplikasi JKN di ponsel. Nanti biar anak saya yang download," katanya.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

TRAGEDI KANJURUHAN: Lakukan Investigasi Kapolri Dalami Prosedur Pemakaian Gas Air Mata

News
| Minggu, 02 Oktober 2022, 22:07 WIB

Advertisement

alt

Perhatian! Sewa Jip di Tebing Breksi Bakal Naik Rp50.000 Mulai 1 November 2022

Wisata
| Minggu, 02 Oktober 2022, 18:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement