Advertisement
Ahmad Naufal Merasa Puas dengan Layanan BPJS Kesehatan
Ahmad Naufal (kiri), warga Sinduadi, Mlati, saat mengunjungi Kantor BPJS Kesehatan Sleman, beberapa waktu lalu. - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Menjadi peserta BPJS Kesehatan selain diamanatkan oleh undang-undang juga memberikan kemudahan bagi pesertanya. Selama mengikuti prosedur yang ditetapkan, peserta akan mendapatkan pelayanan kesehatan yang memuaskan.
Ahmad Naufal, warga Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati, punya pengalaman menjadi peserta BPJS Kesehatan. Selama menjadi peserta, ia mengaku tidak mendapat perlakuan berbeda untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Advertisement
"Yang saya rasakan selama ini pelayanan BPJS Kesehatan tidak ada masalah. Saya dilayani dengan baik. Selain saya, istri, ada tiga anak saya yang juga terdaftar sebagai peserta BPJS," katanya kepada Harian Jogja, belum lama ini.
Memang, katanya, antrean pelayanan di fasilitas kesehatan agak lama. Namun ia memaklumi karena yang membutuhkan pelayanan kesehatan BPJS Kesehatan bukan hanya dirinya. Hal itu menunjukkan jika layanan BPJS Kesehatan mulai banyak digunakan oleh masyarakat. “Yang lama antreannya. Tapi enggak masalah karena itu hak semua orang. Harus dimaklumi karena yang ingin periksa bukan saya saja," kata Naufal.
Selama menggunakan kartu BPJS Kesehatan, Naufal mengatakan tidak membayar biaya tambahan lainnya. Semua sudah ditanggung. Ia juga mengaku selalu tertib membayar iuran. "Kuncinya cuma satu. Ikuti prosedur yang ditentukan oleh BPJS Kesehatan. Misalnya kalau ke rumah sakit pakai rujukan dari faskes pertama," katanya.
Apalagi, kata Naufal, di masa pandemi ini BPJS Kesehatan memberikan kemudahan bagi peserta dengan aplikasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Mobile. Ia akan menggunakan aplikasi ini agar bisa lebih praktis, menghemat waktu dan tenaga. "Tadi sebenarnya mau mengurus perpindahan faskes satu, biar lebih dekat dengan rumah. Kata petugas bisa menggunakan aplikasi JKN di ponsel. Nanti biar anak saya yang download," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Menhub Pantau Bakauheni, 40 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jawa
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Nelayan Bantul Hilang di Muara Opak, Motor Terparkir di Hutan Mangrove
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja 29 Maret, Cek Waktu Berangkat
- Angin Kencang di Prambanan: Belasan Rumah Rusak dan Joglo Roboh
- Volume Surat Menyurat Turun 40 Persen, Ini Strategi Kantor Pos Jogja
- HUT ke-22 Tagana Sleman: Danang Maharsa Puji Dedikasi Relawan
Advertisement
Advertisement







