Layanan BPD DIY Mobile Kian Diminati

Para guru menggunakan layanan BPD DIY Mobile.-Harian Jogja - Jalu Rahman Dewantara
05 November 2020 18:52 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Layanan perbankan bergerak (Mobile Banking) yang diluncurkan BPD DIY pada pengujung 2017 lalu kian diminati masyarakat. Tercatat hingga Oktober 2020, jumlah pengguna BPD DIY mobile sudah mencapai 53.395 nasabah.

Puluhan ribu nasabah itu tersebar di seluruh wilayah di DIY dan dari berbagai latar belakang berbeda. Mulai dari masyarakat umum, pedagang, pegawai swasta, perangkat desa sampai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Hampir semua nasabah BPD DIY dari berbagai latar belakang baik itu masyarakat umum, ASN dan lain sebagainya sudah menggunakan aplikasi ini karena kemudahannya," kata Kepala Bank BPD DIY Cabang Wates, Didit Respati Setiadi, saat ditemui di kantornya, Kamis (5/11).

Kehadiran m-banking ini merupakan jawaban BPD DIY terhadap perkembangan zaman yang menuntut segala urusan harus cepat, praktis dan efisien. Aplikasi ini memungkinkan nasabah bertransaksi perbankan setiap waktu tanpa harus datang langsung ke Kantor BPD DIY.

“Saat ini BPD DIY sudah masuk ranah digitalisasi sehingga kehadiran Mobile Banking adalah suatu keharusan. Terlebih baik nasabah maupun konsumen juga menuntut adanya digitalisasi sehingga dihadirkan m-banking ini," ujar Didit.

Layanan yang tersedia dalam mobile banking milik BPD DIY ini terbilang cukup beragam. Selain fungsi dasar pengecekan saldo, transfer antar rekening bank BPD DIY serta pengecekan debit dan kredit, aplikasi ini juga melayani informasi mutasi rekening, Pembayaran tagihan Telkom, Telkomsel, XL, BPJS, PBB, PDAM, Retribusi, Pajak Daerah, Pembelian pulsa Telkomsel, XL, Perubahan PIN Mobile Banking, Pembayaran Akademik Universitas, Pembayaran Tiket, Tarik Tunai Tanpa Kartu, Top Up Go-pay, OVO, Pembayaran e-commerce (Tokopedia), dan Inbox Pesan.

Didit mengatakan BPD DIY akan terus mengembangkan layanan yang ada di aplikasi tersebut. Salah satunya, rencana memberikan layanan baru berupa pembayaran pajak kendaraan bermotor. BPD DIY sendiri sudah melayani pembayaran pajak kendaraan melalui ATM yang terintegrasi dengan E-POSTI DIY.

Layanan ini memungkinkan nasabah tidak perlu datang langsung ke Samsat. “Ke depan kami upayakan bisa menghadirkan layana pembayaran pajak kendaraan bermotor di BPD DIY Mobile,” ucap Didit.


Lebih Mudah dan Efisien
Kemudahan penggunaan BPD DIY mobile dirasakan oleh sejumlah nasabah di Kulonprogo. Salah satunya Sumanto. Perangkat Kalurahan Karangsari, Kapanewon Pengasih ini sudah hampir dua tahun menggunakan m-banking itu. Selama itu, dia mengaku menikmati berbagai kemudahan yang disediakan aplikasi tersebut.

“Selama menggunakan aplikasi ini, saya merasa transaksi perbankan jadi lebih mudah dan cepat. Penggunaanya juga gampang, tidak butuh waktu lama bagi saya untuk bisa memakai layanan ini,” ucapnya. Sumanto sendiri biasa memanfaatkan BPD DIY mobile untuk keperluan cek saldo, mutasi, dan transfer. Selain itu, juga buat bayar PBB.

Senada disampaikan Ika, salah satu guru di SMP N 3 Wates, Kulonprogo. Perempuan asal Dusun Kembang, Kalurahan Margosari, Pengasih ini mengaku sejak menggunakan BPD DIY mobile selama kurang lebih satu bulan terakhir, langsung merasa nyaman karena kemudahannya.

“Ini baru pertama kali saya pakai m-banking, dan merasa wah ternyata mudah banget, dan tidak ribet, dulunya kalau mau cek saldo atau transaksi itu harus ke ATM atau bank BPD DIY, sementara kan di tempat saya gak ada, harus ke kota [Wates] nah sekarang dengan aplikasi ini tinggal buka ponsel langsung bisa deh,” ujarnya.

Rasa nyaman karena kemudahan yang diberikan BPD DIY Mobile turut dirasakan Fitri Nugraheni, salah satu PNS di Dinas Komunikasi dan Informatika Kulonprogo. Fitri baru tiga bulan menggunakan aplikasi ini, dan selama itulah ia merasa kegiatan perbankan yang dulunya ribet sekarang jadi lebih mudah. “Buat cek gaji jadi lebih gampang, gak harus ke ATM atau bank, cukup buka handphone aja,” ucapnya.