Meski Pandemi, Bulan Dana PMI Bantul Naik Drastis

Pejabat Sementara (Pjs) Bupati bantul Budi Wibowo (ketiga dari kiri) saat menyerahkan hasil bulan dana PMI Bantul 2020 kepada Ketua PMI Bantul, Wirmon Samawi (ketiga dari kanan). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
11 November 2020 14:57 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Palang Merah Indonesia (PMI) Bantul mencatat rekor tertinggi dalam penggalangan dana melalui bulan dana PMI. Selama sembilan bulan terakhir ini PMI mampu menghimpun dana sebesar Rp1,6 miliar tepatnya Rp1.657.000.000. Penghimpunan dana tersebut lebih tinggi dibanding tahun lalu yang hanya Rp1 miliar.

Ketua PMI Bantul, Wirmon Samawi mengatakan perolehan bulan dana PMI tahun ini paling tinggi di DIY bahkan di beberapa daerah lain. “Dalam kondisi pandemi Covid-19 semua bulan dana di daerah lain turun tapi di Bantul justru meroket naik sampai 65,70 persen. Saya sampaikan terimakasih kepada semua pihak. Semoga PMI Bantul dapat memanfaatkan dana ini sebaik-baiknya,” kata Wirmon dalam acara Penyerahan Bulan Dana PMI di Pendopo Parasamya II, Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bantul, Rabu (11/11/2020),

Wirmon mengatakan kategori perolehan bulan dana PMI terbanyak adalah Kecamatan Banguntapan Rp26.529.000, kemudian disusul Kecamatan Sewon Rp21.800.000, Kecamatan Bambanglipuro Rp19.858.000. Sementara kenaikan presentase terbanyak ada di Kecamatan Sanden 173,18%, Bambanglipuro 145,18%, dan Imogiri 136,67%.

Sementara perolehan terbanyak kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD), ada di Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Rp563.575.550, Dinas Perhubungan Rp 29.525.000, dan dan Dinas Pariwisata Rp26.792.500. Adapun perolehan persentase terbanyak kategori OPD adalah Disdikpora 302,47%, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu 260,19%, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil 173,84%.

Perolehan terbanyak kategori instansi vertikal adalah Samsat Bantul Rp465.001.000, Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Rp69.660.500, dan Polres Bantul Rp57.861.000, “Perolehan kenaikan persentase terbanyak kategori instansi vertikal adalah Polres Bantul 328,19%, Kemenag Bantul 266,71%, dan Samsat Bantul 188,24%,” kata Wirmon.

Wirmon mengatakan penggunaan dana dari masyarakat tersebut untuk pelayanan masyarakat seperti kecelakaan di laut maupun di darat, kebencanaan, dan pengecekan golongan darah. Dalam waktu dekat ini pihaknya juga sudah menyiapkan 25 personel untuk diberangkatkan membantu pengungsi akibat erupsi Gunung Merapi. “Tapi kami masih koordinasi dengan PMI Sleman,” ucap Wirmon.

Tingkat Kemanusiaan Tinggi

Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Bantul, Budi Wibowo mengatakan kenaikan perolehan bulan dana PMI Bantul di tengah pandemi Covid-19 mencerminkan bahwa tingkat kemanusiaan dan solidaritas warga Bantul cukup tinggi dan kuat. Atasnama Pemkab Bantul pihaknya berterimakasih kepada semua pihak yang sudah menyukseskan bulan dan PMI.

“Kami berharap pengelolaan dana ini bisa dilakukan secara profesipnal sehingga memberi manfaat besar untuk masyarakat. Dan PMI diharapkan makin eksis terutama dalam melaksanaka tugas fokok dan fungsinya dalam kebencanaan,” ujar Budi.

Hadir dalam penyerahan Bulan Dana PMI tersebut adalah Sekretaris Daerah Bantul sekaligus ketua panitia Bulan Dana PMI Bantul, Helmi Jamharis dan Wakil Ketua PMI DIY Bidang Unit Transfusi Darah, Suryanto.