Menteri Kesehatan Luncurkan Kampus Sehat UPN Veteran Yogyakarta

Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, menyampaikan sambutan secara daring saat peluncuran Program Kampus Sehat di UPN Veteran Yogyakarta, Kamis (19/11/2020). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
20 November 2020 08:12 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPNVY) bekerjasama dengan Dirjen Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan serta jejaring kampus sehat UGM meluncurkan Program Kampus Sehat, Kamis (19/11/2020).

Rektor UPNVY, M. Irhas Effendi, mengatakan diinisiasinya kampus sehat di UPN dan sejumlah kampus yang ada di DIY merupakan langkah untuk meningkatkan upaya perguruan tinggi dalam mewujudkan kampus sehat di Indonesia. "Semenjak pandemi Covid-19, UPN Veteran Yogyakarta telah melakukan upaya untuk menerapkan protokol pencegahan penularan Covid-19 melalui pembentukan Tim Gugus tTugas Covid-19," ujar Irhas Effendi, Kamis.

UPNVY, menurut Irhas, juga menginisiasi promosi kesehatan di internal kampus dengan diawali seminar yang bertema Implementasi Bela Negara di kampus merdeka pada masa dan pascapandemi Covid-19. "Adaptasi sistem pembelajaran Covid-19 kemudian sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan protokol pencegahan penularan Covid-19 juga dilakukan. UPN juga memberikan perhatian bagi civitas maupun masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 dengan memberikan bantuan kebutuhan dasar," kata Irhas.

Desa mitra yang merupakan partner UPNVY juga mendapat perhatian. Dalam mengimplementasikan kampus sehat, UPN memberikan pendampingan serta mendukung desa dengan program KKN tematik terkait dengan antisipasi Covid-19.

Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, secara daring mengatakan kampus sebagai lingkungan pendidikan generasi muda dan berkumpulnya usia produktif mempunyai potensi untuk menjadi agent of changes. "Kampus mampu berkontribusi serta berinovasi terkait dengan promosi kesehatan untuk menghindari sejumlah penyakit, baik penyakit menular maupun tidak menular," kata Terawan.

Implementasi kampus sehat juga dalam rangka untuk mendukung terciptanya gerakan masyarakat hidup sehat di kampus, khususnya pencegahan Covid-19. "Kebutuhan hidup sehat dapat melindungi individu dan warga kampus dari terjangkitnya Covid-19. Selain itu, pandemi Covid-19 merupakan hal baru, sehingga berita hoaks banyak bermunculan. Literasi kesehatan diperlukan agar masyarakat dapat melakukan perilaku kesehatan untuk melakukan mitigasi dampak pandemi Covid-19," kata Terawan.

Terawan mengharapkan perguruan tinggi menjadi kampus sehat dan siaga Covid-19. Pada Kamis menjadi momen diinisiasinya kampus sehat di UPNVY. Hal ini dilakukan untuk menguatkan dan memotivasi agar banyak tercipta kampus sehat. "Tujuannya agar masyarakat kampus menjadi sehat secara menyeluruh melalui aktivitas pencegahan inovasi dan promosi kesehatan. Jangan kendor! Lakukan terus 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir, dan menjaga jarak," kata Terawan.