TECNO Hadirkan Laptop AI MEGABOOK K14S
TECNO, brand teknologi inovatif berbasis AI, resmi meluncurkan TECNO MEGABOOK K14S. Laptop berukuran 14 inci ini memadukan performa tingg, desain premium
Ilustrasi macapat./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Seni sastra macapat adalah wujud kearifan tradisi yang membentuk jati diri otentik sebagai identitas budaya lokal. Melestarikan dan mengembangkan seni macapat menjadi bagian dari tanggungjawab kita semua untuk menumbuhkan rasa peka dan rasa cinta terhadap karya sastra tradisional.
Berkaitan dengan hal itu, Pemerintah Kota Jogja melalui Dinas Kebudayaan Kota Jogja melaksanakan Gelar Macapat dengan tema ‘Ngudi Murih Lestari lan Ngrembakaning Budaya’ pada Senin (23/11/2020) hingga Kamis (26/11/2020) bertempat di Pendopo Ndalem Ngabean Jl Ngadisuryan Kraton Jogja.
Peserta gelar macapat berasal dari unsur pelaku seni macapat di Kota Jogja. Menghadirkan narasumber praktisi seni macapat dari Kraton Ngayogyakarta, KMT Projo Suwasono, KMT G. Dwijo Wijoyo, dan Mugi Santoso.
Pelaksanaan gelar macapat ini mengedepankan ketaatan terhadap protocol Kesehatan yang berlaku. Selain peserta diwajibkan menggunakan masker, diukur suhu tubuh, dan jaga jarak, juga dilaksanakan tanpa penonton. Demikian disampaikan oleh Kepala Bidang Sejarah dan Bahasa Dinas Kebudayaan Kota Jogja, Dwi Hana Cahya Sumpena.
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Jogja, Yetti Martanti, di ruang kerjanya, Jumat (20/11/2020) mengatakan bahwa tembang macapat bukan sekadar sebagai lagu atau hiburan semata, tetapi lebih dari itu, merupakan karya sastra lisan yang sangat menarik, dan di dalamnya terkandung makna luar biasa.
Selain berisi pesan-pesan moral yang penting sebagai pembentuk karakter, juga sebagai sarana komunikasi dari masa ke masa, berisi ajaran/petuah, dan keteladanan, baik bersumber dari sejarah maupun cerita fiksi.
Ia berharap melalui pembelajaran tembang Jawa macapat tertanam karakter nilai-nilai kearifan lokal sesuai jati diri dan jiwa Njogjani. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TECNO, brand teknologi inovatif berbasis AI, resmi meluncurkan TECNO MEGABOOK K14S. Laptop berukuran 14 inci ini memadukan performa tingg, desain premium
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
Prakiraan cuaca DIY hari ini, Kamis 30 Juli 2026. BMKG memprediksi cuaca cerah di seluruh wilayah Yogyakarta dengan suhu berkisar 21-30 derajat Celsius.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 28 Juli 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
DPKP DIY menyiapkan strategi menghadapi musim kemarau, mulai dari varietas padi tahan kekeringan hingga optimalisasi irigasi dan pompa air.
Bank Sampah Berlian 08 di Jogja memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar pirolisis sampah plastik residu sehingga proses lebih cepat dan hemat.