Tidak Hanya Pedagang, Pengunjung Pasar Wajib Taat Prokes

Ingat pesan ibu, cuci tangan dengan sabun. - Antara
22 November 2020 23:57 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Aspek disiplin menjalankan segala protokol kesehatan tidak bisa berjalan parsial. Pada aktivitas jual beli di pasar misalnya, protokol kesehatan tidak hanya wajib diterapkan oleh pedagang. Namun para pengunjung yang datang seharusnya juga terapkan berbagai langkah penerapan protokol kesehatan dari saat hendak berangkat maupun pulang dari pasar.

Bila pekan lalu Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani menyebutkan secara rinci apa-apa saja protokol kesehatan yang harus diterapkan para pedagang pasar malam dari hendak berangkat sampai pulang, pekan ini giliran protokol apa saja yang harus dijalankan oleh pengunjung pasar. Hampir sama dengan pedagang, Emma menuturkan jika pengunjung sebaiknya memastikan diri dalam keadaan sehat sebelum keluar rumah. Keadaan sehat dapat dicerminkan dari kondisi fisik yang tidak mengalami berbagai gejala Covid-19.

Apabila ada gejala mengisyaratkan kondisi tidak sehat yang dialami pengunjung, sebaiknya menunda kepergiannya keluar rumah. "Jika mengalami gejala seperti demam, batuk pilek, nyeri tenggorokan dan atau sesak nafas tetap di rumah. Apabila gejala berlanjut periksakaj diri ke fasilitas pelayanan kesehatan," terang Emma.

Setelah memastikan kondisi fisik sehat, tak kalah pentingnya Emma mengingatkan kepada para pengin pasar untuk selalu memakai masker saat perjalanan berangkat maupun pulang dari pasar. Aktivitas tawar menawar yang kerap menyentuh barang yang hendak dibeli juga mengharuskan pengunjung rajin-rajin mencuci tangan. "Pengunjung harus selalu menggunakan masker saat perjalanan dan selama berada di pasar. Selain itu [pengunjung] harus menjaga kebersihanyangan dengan sering cuci tangan pakai sabun atau menggunakan Hand Sanitizer," tegas Emma.

Oleh karena perilaku pengunjung yang sudah menjadi kebiasaan yakni memilah-milah barang sebelum membeli, disarankan untuk menghindari menyentuh area wajah. Pasalnya area tersebut berpotensi menjadi awal mula masuknya virus. "Hindari menyentuh area wajah seperti mata, hidung, dan mulut," terangnya.

Terakhir hal yang harus dilakukan pengungsi selama di pasar menurut Emma adalah jaga jarak. Pengunjung diharapkan menjaga jarak minimal satu meter. Jika kondisi padat dan sulit menerapkan jaga jarak pengunjung tidak perlu memaksakan diri ke dalam pasar. Pengunjung dapat menunggu lengang atau memanfaatkan pembelian secara online. "Jika terpaksa ke pasar dengan kondisi padat gunakan pelindung wajah (face shield) bersama masker," pungkasnya.