Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Sejumlah pengunjung tengah melihat berbagai karya seni rupa yang dihadirkan dalam pameran seni rupa bertajuk KAYON di Exhibition Hall Taman Budaya Kulonprogo, Pengasih, Jumat (21/11/2020) malam/Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, KULONPROGO--Sebanyak 55 karya seni dua dimensi dan tiga dimensi ditampilkan dalam pameran seni rupa bertajuk KAYON yang digelar Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kulonprogo selama sembilan hari, mulai 21-29 November 2020 di Exhibition Hall Taman Budaya Kulonprogo, Pengasih.
"Pameran ini diikuti oleh 40 seniman dengan total karya yang ditampilkan sebanyak 55 karya berupa karya seni dua dimensi dan tiga dimensi," kata Kepala Disbud Kulonprogo Niken Probo Laras dalam pembukaan pameran KAYON, Jumat (21/11/2020) malam.
Niken menjelaskan penyelenggaraan pameran seni rupa ini bertujuan untuk mempromosikan karya seni yang ada di Kulonprogo sekaligus wujud apresiasi kepada para seniman. Melalui kegiatan ini pula, para seniman khususnya yang ada di Kulonprogo bisa saling bertemu dan menjalin silaturahmi.
Baca juga: KABAR WISATA: Berhulu di Merapi, Grojogan Watu Purbo Diresmikan jadi Objek Wisata
Niken menjelaskan tema yang diangkat dalam pameran seni rupa ini adalah "KAYON", yang berarti gunungan dalam wayang Purwo yang mengambil bentuk pohon besar yang melingkupi banyak kehidupan. Tema ini melihat situasi pandemi Covid-19 sebagai masa peralihan. Tema ini berhubungan dengan tema alam dimana oksigen diproduksi melalui lingkungan alami terutama tumbuhan.
"Narasi klasik dalam kebudayaan menempatkan gunungan dalam wayang Purwo sebagai bagian penting yang membuka dan menutup kisah besar manusia," ujarnya.
Karena digelar dalam masa pandemi, kegiatan pameran ini tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Masyarakat yang ingin hadir wajib mendaftar terlebih dahulu melalui nomor WhatsApp yang disediakan Disbud Kulonprogo. Konfirmasi dari WA itu sebagai tiket masuk yang berlaku untuk satu orang calon pengunjung.
Adapun pendaftaran penonton dibuka untuk umum dimulai tanggal 21-29 November 2020 mulai pukul 08.00 -20.00 WIB. Jika sudah terpenuhi 20 kuota maka akan diarahkan ke sesi selanjutnya. Setiap harinya akan ada 4 sesi dengan setiap sesi maksimal 20 orang. Sesi 1 dimulai pukul 09.00-11.00 WIB, Sesi 2 pukul 12.00-15.00 WIB, Sesi 3 dimulai pukul 15.00-17.00 WIB, dan sesi 4 dimulai pukul 19.00-21.00 WIB.
Ketua Forum Seni Rupa Kulonprogo, Samsuri Nugroho mengatakan, karya seni yang ditampilkan dalam pameran ini begitu menarik dan memiliki kualitas yang baik. Oleh karena itu ia berharap, di masa mendatang Kulonprogo bisa menjadi kota seni di Indonesia. "Untuk mewujudkan hal itu tentunya memerlukan dukungan banyak pihak," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.