Jadwal Sekaten Solo 2026, Ini Rangkaian Miyos Gangsa hingga Grebeg
Sekaten Solo 2026 resmi dimulai. Simak jadwal Miyos Gangsa, Grebeg Maulud, hingga pasar malam di Alun-Alun Keraton Solo.
Warga mengambil barang-barang dari bangunan yang ambrol akibat jebolnya tanggul Kali Code di daerah Prawirodirjan, Gondomanan, Jogja, Rabu (5/12/2018)./Harian Jogja-Galih Yoga Wicaksono (M125).
Harianjogja.com, JOGJA--Gunung Merapi yang kini bergejolak dikhawatirkan akan membawa lahar hujan yang mengaliri sungai di Jogja.
Pemerintah Kota Jogja akan menambah sarana dan prasarana untuk mengantisipasi dampak erupsi Gunung Merapi. Sejumlah wilayah yang berada di aliran sungai akan dilengkapi dengan talud dan dipasangi alat peringatan dini (early warning system/EWS).
Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencara Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta, Iswari Mahendrarko mengatakan, dampak erupsi Merapi berpotensi akan sampai di Kota Yogyakarta.
BACA JUGA: Rizieq Shihab Belum Terima Undangan Klarifikasi Polda Metro Jaya
Salah satunya ancaman lahar hujan yang melalui sejumlah sungai yang melintas di Kota Yogyakarta. “Kami akan bangun talud di sepanjang sungai yang dirasakan rawan,” kata Iswari, Minggu (22/11/2020).
BPBD kata Iswari, juga akan memasang kamera CCTV dan EWS di sejumlah lokasi. Selama ini ketika ada hujan di wilayah Sleman, potensi banjir mengancam di Kota Yogyakarta. Masyarakat perlu diberikan pemahaman dan penanganan terhadap ancaman bencana. “Kami juga akan sosialisasikan penanganan bencana, karena pada 2010 banyak permasalahan yang belum disiapkan,” katanya.
Artikel ini telah tayang di yogya.inews.id dengan judul "Antisipasi Erupsi Merapi, Sungai di Kota Yogyakarta Dilengkapi EWS".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
Sekaten Solo 2026 resmi dimulai. Simak jadwal Miyos Gangsa, Grebeg Maulud, hingga pasar malam di Alun-Alun Keraton Solo.
Kemnaker dan SIGAB meluncurkan panduan optimalisasi ULD untuk memperluas akses kerja penyandang disabilitas dan memperkuat pendampingan.
Debit sumber air Sungai Krasak menurun sehingga Sleman menyiapkan dropping air untuk mengantisipasi kekeringan di Girikerto.
Kerusuhan hajatan di Sragen viral di media sosial. Korban bersama tim musik resmi melaporkan dugaan penganiayaan ke Polres Sragen.
Profil KMP Putri Yasmin, kapal feri buatan Jepang 1992 yang melayani rute Padangbai-Lembar dengan kapasitas penumpang dan kendaraan.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.