Advertisement
2 Hari, 8 Warga DIY Meninggal karena Corona! Kebanyakan Punya Penyakit Diabetes
Ilustrasi mayat - Ist/Okezone
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Jumlah warga DIY yang meninggal dunia setelah positif terinfeksi Covid-19 terus bertambah. Bahkan dalam waktu hanya dua hari, sebanyak delapan orang kehilangan nyawa karena Corona.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COvid-19, Berty Murtiningsih pada Senin (23/11/2020) melansir sebanyak empat warga positif Covid-19 meninggal dunia.
Advertisement
Yakni Kasus 4.291, perempuan 62 tahun, Kota Jogja; Kasus 5.045, perempuan 58 tahun, Kota Jogja, dengan komorbid diabetes melitus dan hipertensi; Kasus 4.716, laki-laki 52 tahun, Kulonprogo; Kasus 5.063, perempuan 67 tahun, Bantul.
BACA JUGA: Ada Tentara di Markas FPI, Refly Harun: Koopsus TNI Hanya Bergerak Atas Perintah Presiden
Sehari sebelumnya yakni Minggu (22/11/2020) sebanyak empat pasien positif Corona juga meninggal dunia. Yakni Kasus 4.764, laki-laki, 50, warga Kota Jogja, dengan komorbid diabetes melitus; Kasus 4.923, perempuan, 54, warga Sleman, dengan komorbid diabetes melitus; Kasus 5034, perempuan 45 tahun, Kota Jogja, dengan komorbid diabetes melitus; Kasus 5.044, laki-laki, 34 tahun, warga Kota Jogja, dengan komorbid diabetes melitus dan hipertensi.
Artinya dalam waktu hanya dua hari, sudah delapan orang meninggal dunia setelah positif Covid-19. Dilihat dari penyakit penyerta atau komorbid, kebanyakan pasien meninggal dunia memiliki komorbid diabetes melitus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dana Desa Dikunci 58 Persen untuk KDMP, Kades Bersiap Ambil Sikap
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- BPJS PBI Dinonaktifkan, Pemkab Bantul Siapkan Dana BTT
- IDM Gelar Mudik Gratis 2026, Ini Rute dan Syarat Pendaftarannya
- Komisi C DPRD DIY Soroti Beban Anggaran PSN di Tengah Fiskal Melemah
- Pelantikan Kadin Sleman, Pemkab Siap Berkolaborasi Bangun Investasi
- Bekas Galian Pasir Seloharjo Jadi Lokasi Sampah Ilegal di Bantul
Advertisement
Advertisement







