Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO--Dua kantor pemerintahan di Kulonprogo ditutup untuk sementara waktu menyusul adanya pegawai yang terinfeksi Covid-19. Dua kantor itu adalah Kantor Kapanewon Pengasih dan Kantor Kalurahan Jatisarono, Kapanewon Nanggulan.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati mengatakan penutupan itu berlaku selama dua hari mulai Senin-Selasa (23-24/11). Penutupan ini sebagai tindak lanjut atas adanya, masing-masing satu orang pegawai di dua kantor tersebut, yang terkonfirmasi positif Covid-19.
"Kontak erat dari pegawai yang terinfeksi di dua kantor itu meluas ke pegawai lain sehingga harus ditutup untuk sementara waktu, sembari menunggu keluarnya hasil swab test pegawai lainnya," jelas Baning, kepada awak media Senin sore.
BACA JUGA: Hari Ini Jogja Tambah 82 Kasus Covid-19
Baning menerangkan dua pegawai yang terkonfirmasi positif itu berasal dari sumber penularan berbeda. Untuk pegawai Kapanewon Pengasih merupakan kontak erat dari klaster Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kulonprogo.
Sedangkan pegawai di lingkungan kantor Kalurahan Jatisarono berasal dari penularan keluarga.
Panewu Pengasih, Triyanto Raharjo membenarkan tentang penutupan tersebut. Dia mengatakan segala bentuk aktivitas pelayanan secara langsung kepada masyarakat sementara ditiadakan hingga besok. Layanan dialihkan ke sistem daring lewat media sosial maupun kontak WhatsApp yang telah disediakan pemerintah kapanewon.
"Hal ini kami lakukan untuk mencegah penularan Covid-19 sekaligus dalam rangka sterilisasi kantor," kata Triyanto.
Sementara itu merujuk data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, total penderita Covid-19 di kabupaten ini telah mencapai 397 kasus menyusul adanya penambahan 4 kasus baru, Senin (23/11/2020). Empat kasus itu meliputi KP-394, perempuan, 38, Sukoreno, Sentolo; KP-395, perempuan, 38, Bumirejo, Lendah; KP-396, laki-laki, 46, Giripeni, Wates dan KP-397, perempuan, 25, Karangsari, Pengasih.
Adapun dari 397 kasus itu, 223 di antaranya dinyatakan sembuh, 133 isolasi mandiri, 31 isolasi rumah sakit dan 10 meninggal dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Persis Solo menang 3-1 atas Persita tapi tetap terdegradasi dari Liga 1 2025/2026 meski tampil maksimal di laga terakhir.
Deretan mobil tua irit BBM Rp15 jutaan yang masih layak dipakai harian di tengah harga mobil baru yang terus naik.
Bocoran iPhone 19 Pro ungkap layar quad-curved dan Face ID bawah layar yang disebut hadir pada 2027.
Wabah Ebola di Kongo meluas, CDC Afrika keluarkan peringatan dini untuk 10 negara. Simak update status kewaspadaan dan langkah penanganannya di sini.
DPUPRKP Gunungkidul mencatat hampir 90% telaga di Bumi Handayani kondisinya mengalami sedimentasi akut. Akibatnya fungsi jadi tidak optimal sehingga mengering.