Satu per Satu Kantor Pemerintah di Kulonprogo Tutup karena Corona

Ilustrasi. - Freepik
23 November 2020 19:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Dua kantor pemerintahan di Kulonprogo ditutup untuk sementara waktu menyusul adanya pegawai yang terinfeksi Covid-19. Dua kantor itu adalah Kantor Kapanewon Pengasih dan Kantor Kalurahan Jatisarono, Kapanewon Nanggulan.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati mengatakan penutupan itu berlaku selama dua hari mulai Senin-Selasa (23-24/11). Penutupan ini sebagai tindak lanjut atas adanya, masing-masing satu orang pegawai di dua kantor tersebut, yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Kontak erat dari pegawai yang terinfeksi di dua kantor itu meluas ke pegawai lain sehingga harus ditutup untuk sementara waktu, sembari menunggu keluarnya hasil swab test pegawai lainnya," jelas Baning, kepada awak media Senin sore.

BACA JUGA: Hari Ini Jogja Tambah 82 Kasus Covid-19

Baning menerangkan dua pegawai yang terkonfirmasi positif itu berasal dari sumber penularan berbeda. Untuk pegawai Kapanewon Pengasih merupakan kontak erat dari klaster Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kulonprogo.

Sedangkan pegawai di lingkungan kantor Kalurahan Jatisarono berasal dari penularan keluarga.

Panewu Pengasih, Triyanto Raharjo membenarkan tentang penutupan tersebut. Dia mengatakan segala bentuk aktivitas pelayanan secara langsung kepada masyarakat sementara ditiadakan hingga besok. Layanan dialihkan ke sistem daring lewat media sosial maupun kontak WhatsApp yang telah disediakan pemerintah kapanewon.

"Hal ini kami lakukan untuk mencegah penularan Covid-19 sekaligus dalam rangka sterilisasi kantor," kata Triyanto.

Sementara itu merujuk data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, total penderita Covid-19 di kabupaten ini telah mencapai 397 kasus menyusul adanya penambahan 4 kasus baru, Senin (23/11/2020). Empat kasus itu meliputi KP-394, perempuan, 38, Sukoreno, Sentolo; KP-395, perempuan, 38, Bumirejo, Lendah; KP-396, laki-laki, 46, Giripeni, Wates dan KP-397, perempuan, 25, Karangsari, Pengasih.

Adapun dari 397 kasus itu, 223 di antaranya dinyatakan sembuh, 133 isolasi mandiri, 31 isolasi rumah sakit dan 10 meninggal dunia.