Advertisement
Hari Ini Jogja Tambah 82 Kasus Covid-19
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Kasus Covid-19 di DIY pada Senin (23/11/2020) bertambah sebanyak 82 kasus baru.
"Hasil pemeriksaan laboratorium dan terkonfirmasi positif pada hari ini tanggal 23 November 2020 terdapat tambahan 82 kasus positif, sehingga total kasus positif covid 19 di DIY menjadi sebanyak 5219 kasus [Kasus 5143 s/d 5224]," kata Juru Bicara Penanganan Covid-19 DIY Berty Murtiningsih, Senin.
Advertisement
Adapun detail data penambahan kasus baru tersebut sebagai berikut:
Distribusi kasus berdasarkan domisili
1. Kota Yogyakarta : 24 kasus
2. Kabupaten Bantul : 6 kasus
3. Kabupaten Kulon Progo : - kasus
4. Kabupaten Gunungkidul : 9 kasus
5. Kabupaten Sleman : 43 kasus
Distribusi kasus berdasarkan riwayat
1. Tracing kontak : 41 kasus
2. Periksa mandiri : 16 kasus
3. Skreening karyawan kesehatan: 1 kasus
4. Skreening pekerjaan : 1 kasus
5. Perjalanan luar daerah : 5 kasus
6. Belum ada info: 18 Kasus
Laporan jumlah kasus sembuh sebanyak: 100 kasus (sehingga total kasus sembuh menjadi sebanyak 3957 kasus). Distribusi kasus berdasarkan domisili :
1. Kota Yogyakarta : 20 kasus
2. Kabupaten Bantul : 60 kasus
3. Kabupaten Kulon Progo : - kasus
4. Kabupaten Gunungkidul : 4 kasus
5. Kabupaten Sleman : 16 Kasus
Laporan jumlah kasus meninggal sebanyak : 4 kasus (sehingga total kasus meninggal menjadi sebanyak 127 kasus). Distribusi kasus berdasarkan domisili :
1. Kasus 4291 : Perempuan, 62 th, Kota Yogyakarta
2. Kasus 5045 : Perempuan, 58 th, Kota Yogyakarta ( Komorbid : DM, Hipertensi)
3. Kasus 4716 : Laki laki, 52 th, Kulon Progo
4. Kasus 5063 : Perempuan, 67 th, Bantul
Jumlah sampel : 797
Jumlah orang : 757
Jumlah total sampel diperiksa: 104.911
Jumlah total orang diperiksa : 88.102
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








