Fasilitas ICU untuk Pasien Covid-19 di Jogja Makin Menipis

Foto ilustrasi. - Reuters
25 November 2020 21:17 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Lonjakan kasus Covid-19 di DIY beberapa waktu terakhir menyebabkan persediaan bed atau tempat tidur untuk pasien Corona makin menipis.

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 150 penambahan kasus positif pada Rabu (25/11/2020). Sleman mendominasi penambahan sebanyak 121 kasus. Sementara 144 kasus dinnyatakan sembuh dan tiga kasus dilaporkan meninggal.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan penambahan kasus berdasarkan domisilinya meliputi Kota Jogja 13 kasus, Bantul 8 kasus, Kulonprogo 5 kasus, Gunungkidul 3kasus dan Sleman 121 kasus.

Dilihat dari riwayatnya, penambahan kasus terdiri dari tracing kasus positif 13 kasus, skrining Pendidikan 77 kasus, periksa mandiri 5 kasus dan belum ada keterangan 55 kasus. “Dari pemeriksaan pada 1.214 sampel dari 1.101 orang,” ungkapnya, Rabu.

Tiga kasus dilaporkan meninggal yakni Kasus 5.242, perempuan 57 tahun, Bantul; kasus 5.245, perempuan 63 tahun, kota Jogja; Kasus 5.252, laki-laki 45 tahun, Sleman. Adapun kasus sembuh berdasarkan domisilinya meliputi Kota Jogja 7 kasus, Bantul 126 kasus dan Sleman 11 kasus.

BACA JUGA: Jadi Target Penelusuran, Warga di Kulonprogo Ini Sempat Menolak di-swab

Dengan penambahan ini maka total kasus positif DIY menjadi sebanyak 5.453 kasus, dengan 4.141 kasus sembuh dan 136 kasus meninggal.

Sementara penggunaan bed di rumah sakit rujukan untuk kritikal atau di ruang ICU sebanyak 40 bed, sisa 9 bed. Untuk non kritikal digunakan 356 bed, sisa 48 bed. Jumlah itu makin memipis dibandinh hari-hari sebelumnya.