Dicegat di Jalan, Motor Pelajar Dirampas Gerombolan Orang di Gamping

Ilustrasi perampokan dan perampasan. - Harian Jogja
26 November 2020 20:07 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Seorang pelajar asal Nusupan, Trihanggo, Gamping, Sleman bernama Arif, 21, terpaksa menelan pil pahit. Saat mengendarai motornya di jalan Ringroad Barat Mlangi, Nogotirto, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman Minggu (22/11/2020) lalu, ia dipepet oleh sejumlah orang yang diduga berniat untuk menyerangnya. Tidak dapat menyerang korban, pelaku mengambil motor milik korban.

Kanit Reskrim Polsek Gamping Iptu Tito Satria Perdana mengatakan jika aksi yang diduga sebagai tindak pencurian dengan kekerasan terjadi di Jalan Ringroad Barat Mlangi, Nogotirto, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, terjadi pada Minggu (22/11/2020). Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan menggunakan dua sepeda motor.

"Korban masih duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Saat kejadian terjadi, korban memang berkendara seorang diri. Kejadian tersebut terjadi di sebelah selatan Rumah Sakit Queensland Latifa," ujar Tito saat dikonfirmasi pada Kamis (26/11/2020).

Kejadian nahas yang menimpa korban terjadi pada Minggu (22/11/2020) sekitar pukul 03.30 wib dini hari. Saat berjalan di ring road barat, korban tiba-tiba dipepet oleh dua orang pengendara motor. Diketahui, satu orang pelaku menggunakan senjata tajam sejenis celurit. Pelaku yang membawa Sajam tersebut berupaya untuk menyerang korban. Untungnya, korban luput dari upaya pelaku yang ingin menyerangnya.

"Korban langsung memberhentikan kendaraannya di tengah jalan karena takut. Korban juga sampai meninggalkan motornya. Pelaku yang tidak dapat melukai korban, akhirnya membawa kabur motor korban," sambung Tito.

Dijelaskan Tito, jika kejadian pencurian dengan pemberatan tersebut saat ini ditangani oleh Polres Sleman. Korban, lanjut Tito, saat hari kejadian sendiri belum melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gamping.

"Korban mengaku jika ia sebelumnya tidak pernah punya masalah dengan pihak lain, kami juga masih mendalami motif pencurian dengan pemberatan tersebut. Saat ini, kasus ditangani oleh Polres Sleman. Korban sudah membuat laporan polisi pada Senin (23/11/2020)," pungkasnya.