Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 110 penambahan kasus positif pada Selasa (1/12/2020). Sleman mendominasi penambahan ini sebanyak 58 kasus. Sementara 68 kasus dinyatakan sembuh dan satu kasus dilaporkan meninggal. Dengan tambahan ini total kasus positif DIY tembus 6.000 kasus.
Juru Bicara Penanganan Covid-19 DIY, Berty Murtiningsih, menjelaskan penambahan kasus berdasarkan domisili meliputi Kota Jogja 13 kasus, Bantul 19 kasus, Kulonprogo 16 kasus, Gunungkidul 4 kasus dan Sleman 58 kasus. “Dari pemeriksaan pada 803 sampel dari 743 orang,” ujarnya.
Dilihat dari riwayatnya, penmabahan kasus terdiri dari tracing kasus positif 55 kasus, periksa mandiri 10 kasus dan belum ada keterangan 35 kasus. Satu kasus meninggal yakni Kasus 6.036, laki-laki 54 tahun, Kota Jogja, dengan komorbid diabetes melitus dan gagal ginjal.
Adapun kasus sembuh berdasarkan domisili meliputi Kota Jogja 11 kasus, Bantul 22 kasus, Kulonprogo 4 kasus dan Sleman 31 kasus. Dengan penambahan ini maka total kasus positif DIY menjadi sebanyak 6.073 kasus, dengan 1.461 kasus aktif, 4.466 kasus sembuh dan 146 kasus meninggal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Cuaca panas bisa memengaruhi baterai mobil listrik. Simak 6 cara menjaga baterai EV tetap awet dan efisien saat suhu ekstrem.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.