193 Karya Seniman Difabel Dipamerkan, Ada Prangko Khusus
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).
Foto ilustrasi pemakaman jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni membungkusnya menggunakan plastik./Ist-FOTO ANTARA
Harianjogja.com, BANTUL-Camat Banguntapan, Fauzan Mu’arifin meminta warganya untuk meningkatkan disiplin penerapan protokol kesehatan karena penularan Covid-19 terus meningkat dan angga yang meninggal dunia di kecamatan terbesar di Bantul ini sudah sembilan orang.
“Angka positif Covid-19 di Kapanewon Banguntapan cenderung naik. Per tanggal 7 Desember 2020, korban yang meninggal akibat Covid-19 bertambah menjadi sembilan orang,” kata Fauzan, Senin (7/12/2020).
Fauzan mengatakan sejak awal merebaknya Covid-19 di Bantul sampai saat ini sudah 311 warga Banguntapan yang positif Covid-19 per 7 Desember 2020. Dari jumlah tersebut sembuh 244 orang sembuh, meninggal sembilan orang, dan sakit atau masih dalam perawatan sebanyak 58 orang, “Semua [yang dalam perawatan] dirawat di rumah sakit,” ujar Fauzan.
Sementara sebaran pasien Covid di Banguntapan meliputi delapan desa dan 26 dusun. Menurut Fauzan, penyebaran Covid-19 yang terjadi akhir-akhir ini adalah adanya klaster keluarga , tempat kerja serta pelaku perjalanan.
Namun ada juga kasus positif Covid-19 di pesantren, tepatnya di salah satu pesantren di wilayah Desa Wirokerten dan Desa Banguntapan. Fauzan menilai masyarakat mulai terlena dan kendor dalam melaksanakan protokol kesehatan. “Disamping itu juga makin intensnya interaksi dengan pelaku perjalanan menyebabkan angka positif cenderung naik,” kata dia.
Menurut mantan Camat Sedayu ini dibutuhkan peran serta warga untuk disiplin dan penuh kesadaran secara bersama-sama untuk memutus rantai penyerabaran virus Covid-19 dengan cara mengikuti anjuran Pemerintah, yakni selalu menggunakan masker, jaga jarak, menghindari kerumunan, dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan cuci tangan sesering mungkin dengan sabun dan air mengalir, serta meningkatkan stamina tubuh.
“Saat interaksi kita tidak tahu apakah sehat atau sakit. Maka ditekankan benar agar selalu pakai masker saat keluar rumah, jaga jarak dan hindari kerumunan. Mari bersama-sama kita patuhi agar keadaan segera normal,” ucap Fauzan.
“Virus Covid-19 tidak bergerak, manusialah yang menggerakkan kemana-mana. Oleh karena itu, semua tergantung dari kita. Mari putus rantai penyebaran virus Covid-19 dengan tidak kemana-mana kecuali ada keperluan yang sangat penting,” tandas Fauzan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).
BSI meraih posisi lima besar Grand Champion Danantara CX100 Award 2026 dan peringkat keempat kategori Financial berkat komitmen meningkatkan kualitas layanan ba
Anggaran Transfer ke Daerah turun dari Rp848,52 triliun pada 2025 menjadi Rp727,2 triliun pada 2026. Ekonom menyoroti risiko resentralisasi.
Harga BBM 15 Oktober 2026 di Pertamina, BP, Vivo, dan Shell tidak berubah. Pertamax Rp15.950, Pertalite Rp10.000 per liter.
Fadli Zon berharap peserta IPCC 2026 membawa budaya Indonesia ke negara masing-masing setelah mengikuti residensi seni di Jogja selama 10 hari.
BPD DIY memperkuat sinergi dengan Pemkab Kulon Progo melalui penyaluran kredit lebih dari Rp1,1 triliun, digitalisasi transaksi, pemberdayaan UMKM, dan penyalur