Selamat! Kota Jogja Raih Predikat Kota Peduli HAM

Asisten Kesejahteraan Rakyat, Setda Kota Yogyakarta, Sisruwadi (kanan) mewakili Wali Kota Jogja menerima penghargaan Kota Peduli HAM 2020 dari Kemenkuham RI pada Senin (14/12 - 2020)./Ist
14 Desember 2020 18:57 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Sebagai wilayah yang dihuni beragam etnik, besar tanggung jawab Pemerintah Kota Jogja memastikan Hak Asasi Manusia (HAM) terpenuhi bagi seluruh masyarakat yang berada didalamnya. Di tengah lingkungan yang multikuktural, Kota Jogja membuktikan jika mampu memberikan pelayanan HAM terbaiknya kepada seluruh masyarakat.

Baiknya pelayanan dan kepedulian HAM yang diinisiasi Pemkot Jogja mendapatkan apresiasi Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkuham) RI. Kota Jogja dianugerahi sebagai Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) 2020 Kemenkuham RI. Penghargaan ini merupakan yang ke-8 secara berturut-turut diraih Kota Jogja. Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly menyampaikan jika penghargaan ini diberikan kepada Kota Jogja atas keberhasilannya dalam memenuhi dan melayani publik memyangkut persoalan HAM.

Bukan tanpa sebab predikat Kota Peduli HAM disematkan kepada Kota Jogja. Dijelaskan Yosanna pada Senin (14/12/2020) sejumlah kriteria menjadi dasar penilain dari Kemenkuham RI. Beberapa kriteria tersebut meliputi aspek hak hidup berupa angka kematian ibu hamil dan bayi, hak penyandang buta aksara, dan hak mengembangkan diri yang tercermin dari angka anak berkebutuhan khusus.

Aspek hak atas kesejahteraan dituturkan Yasonna juga masuk dalam kriteria penilaian. Aspek tersebut dicerminkan dari jumlah keluarga berpenghasilan rendah, rumah tidak layak huni, jumlah pengangguran, balita kurang gizi, hinhha aspek hak atas rasa aman dan hak perempuan. "Namun parameter yang paling penting yakni adanya regulasi berupa peraturan daerah (perda) yang memperhatikan aspek HAM. Sehingga penerapannya di lapangan tidak menimbulkan permasalahan," tuturnya.

Asisten Kesejahteraan Rakyat, Sekda Kota Yogyakarta, Sisruwadi yang mewakiki Wali Kota Jogja dalam proses penyerahan penghargaan mengaku sangat bersyukur atas predikat yang diberikan. Pasalnya butuh sinergi beragam pihak agar memastikan HAM terpenuhi bagi seluruh masyarakat Kota Jogja. "Alhamdulilah kami sangat bersyukur dan sangat mengapresiasi kinerja Pemkot Jogja karena kembali mendapatkan penghargaan ini," ungkapnya.

Lebih lanjut diterangkan Sisruwadi, salah pembeda pelayanan tahun ini ialah makin diperkuatnya hak perumahan dan terkait hak akses disabilitas pada warga masyatakat. Ditegaskannya jika pada pada prinsipmya penyandang disabilitas mempunyai hak yang sama dengan masyarakat lainnya sehingga Pemkot Jogja memberikan hak-hak tersenut.

Diperolehnya penghargaan Kota Peduli HAM tidak lantas membuat Pemkot Jogja berpuas diri. Sisruwadi Justru menjelakan jik anugerah yang diperolah ke-8 kalinya ini semakin menguatkan keseriusan Pemkot Jogja dalam pemenuhan HAM. "Penghargaan akan semakin memotivasi jajaran Pemkot Jogja untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan publik di Kota Jogja," ujarnya.

Salah satu langkah cepat yang akan segera diambil yakni akan diadakannya evaluasi dari semua kagiatan yang telah berlangsung. "Tentunya kita akan menambah lagi beberapa hal yang terkait HAM khususnya warga masyarakat Jogja dimana hak tersebut merupakan kebutuhan masyarakat Kota Jogja itu akan kita evalusi dan akan kita upayakan," tandasnya.

"Predikat Kota Peduli HAM diraih Kota Jogja karena keberhasilan dalam memenuhi hak-hak masyarakat seperti hak atas kesehatan, hak atas pendidikan, hak atas lingkungan berkelanjutan, dan hak atas pekerjaan. Penghargaan ini kami hadiahkan untuk masyarakat Kota Jogya sebagai bukti bahwa Pemkot Jogja akan selalu meningkatkan pelayanannya terhadap masyarakat terutama pada sektor Hukum dan HAM," tegas Sisruwadi.