Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi saat memberikan sambutan dalam Musyawarah Kabupaten (Mukab) ke VIII Kadin Kulonprogo 2020 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kulonprogo, Kapanewon Wates, Sabtu (12/12). /Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara.
Harianjogja.com, KULONPROGO--Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi meminta Kamar Dagang Industri Indonesia (Kadin) Kulonprogo bisa terlibat langsung dalam upaya menggeliatkan perekonomian UMKM di Bumi Menoreh. Kadin diharapkan ikut membimbing UMKM agar dapat mengembangkan pasar lewat media digital.
Hal tersebut disampaikan GKR Mangkubumi dalam pembukaan Musyawarah Kabupaten (Mukab) ke VIII Kadin Kulonprogo 2020 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kulonprogo, Kapanewon Wates, Sabtu (12/12/2020).
Putri sulung raja kasultanan Yogyakarta yang menjabat sebagai Ketua Umum Kadin DIY ini mengatakan Kadin berfungsi sebagai wadah komunikasi, informasi, representasi, konsultasi, fasilitasi dan advokasi pengusaha Indonesia, antara para pengusaha dan pemangku kebijakan. Di sisi lain, Kadin juga memiliki peran sosial, salah satunya turut menggerakkan ekonomi UMKM yang dikelola masyarakat.
BACA JUGA : GKR Mangkubumi Raih Penghargaan Puan Nusantara Utama
Peran itu begitu krusial, terlebih di era yang serba digital ini, yang mana diperlukan kesadaran bagi para UMKM agar dapat memanfaatkan momen itu sebagai peluang usaha. Di situlah Kadin harus turun tangan, ikut membina dan membimbing mereka.
"Persaingan pasar di digital sekarang ini kian kompetitif. Nah di sinilah peran kadin ikut support UMKM untuk go digital, sehingga bisa pengembangan ekonomi masyarakat dapat terwujud," ucapnya.
GKR Mangkubumi juga meminta para pengusaha khususnya yang tergabung dalam Kadin Kulonprogo untuk menjalin kolaborasi di semua sektor. Hal ini penting sebagai upaya membangkitkan kembali perekonomian di DIY yang terpuruk imbas pandemi Covid-19.
“Hampir semuanya kena dampaknya, dan saat ini kita harus kolaborasi agar lebih kuat,” kata ujarnya.
Bupati Kulonprogo Sutedjo berharap calon pengurus baru Kadin Kulonprogo yang sedang dalam tahap pembentukan lewat Mukab ini dapat bekerja maksimal seperti halnya pengurus terdahulu. "Selama ini Kadin sudah banyak mendukung pemerintah baik dalam pembangunan maupun kegiatan sosial, budaya maupun keagamaan. Mereka selalu mengambil peran dalam beberapa kegiatan untuk menggeliatka roda ekonomi," ujar dia.
BACA JUGA : GKR Mangkubumi Melantik Saka POM Daerah DIY
Pengurus baru ini juga diharapkan bisa menangkap peluang dari kehadiran Yogyakarta International Airport (YIA). Menurut Sutedjo kehadiran bandara itu membuat Kulonprogo banyak dilirik investor.
“Kulonprogo sekarang semacam gadis cantik yang menarik perhatian banyak kalangan. Kadin harus bisa ambil peluang ikut mendayagunakan potensi yang ada,” kata Sutedjo.
Sementara itu Ketua Kadin Kulonprogo, Zuharsono Azhari menerangkan ada tiga agenda dalam mukab ini, yakni laporan pertanggungjawab pengurus lama, penyusunan program kerja dan pembentukan pengurus yang baru. Pengurus baru yang telah ditetapkan nantinya segera diumumkan dalam waktu dekat ini. "Kami harap proses ini dapat berjalan lancar," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menggelar EduCareer Connect 2026 bertajuk “From Campus to Career: Connecting Education, Opportunities
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.