Sidang Isbat 1 Zulhijah 1447 H Digelar Hari Ini, Ini Jadwal Lengkapnya
Sidang Isbat 1 Zulhijah 1447 H digelar hari ini oleh Kemenag. Cek jadwal lengkap dan link live streaming penetapannya.
Para penerima penghargaan FPPI 2019 di di Pendopo Hotel Royal Ambarukmo Jogja, Minggu (8/12/2019). /Ist-Dok Panitia
Harianjogja.com, SLEMAN- GKR Mangkubumi memperoleh penghargaan sebagai Puan Nusantara Utama dalam puncak Penghargaan Puan Nusantara Award Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) DIY 2019 di Pendopo Hotel Royal Ambarrukmo Jogja.
Selain Mangkubumi, Penghargaan Puan Sepanjang Hayat diberikan pada Kartika Affandi yang sepanjang hayatnya mendedikasikan hidupnya untuk melakukan pemberdayaan perempuan khususnya di bidang seni.
Ketua FPPI DIY Prof. Wiendu Nuryanti mengatakan pemberian penghargaan tersebut dibagi dalam 11 kategori Puan Nusantara. Mulai bidang pendidikan, kebudayaan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif. Dua kategori utama dalam penghargaan tersebut yakni Puan Sepanjang Hayat dan Puan Nusantara Utama.
"Inisiasi penghargaan Puan Nusantara ini akan diadaptasi secara nasional untuk mencari sosok-sosok yang konsern pada pemberdayaan perempuan di Indonesia," katanya melalui rilis yang diterima Harianjogja.com, Senin (9/12/2019).
Dia menjelaskan, penerima penghargaan tidak harus perempuan tetapi yang terpenting adalah bagaimana dedikasi yang dilakukan untuk pemberdayaan perempuan. Penerima penghargaan, katanya, tidak harus terjun langsung ke lapangan. Ia juga bisa menjadi sumber inspirasi bagi banyak kalangan khususnya perempuan untuk terus berkarya.
"Banyak pihak yang konsen melakukan pemberdayaan di berbagai bidang. Mereka menggerakkan kaum perempuan untuk berkarya. Ke depan kami akan memberikan penghargaan mencari puan-puan senusantara," katanya.
Putri sulung Sri Sultan HB X, GKR Mangkubumi mengatakan ia tidak menyangka bisa menerima penghargaan tersebut. "Kemarin saya sempat bertanya kenapa saya [yang menerima penghargaan]? Saya juga bertemu dengan penyelenggara dan memastikan ada nilai apa di balik penghargaan ini," katanya.
Pasalnya selama ini, kata Mangkubumi, aktivitas yang dilakukan selama ini sangat jarang terekspos oleh media. Dia juga mengucapkan terima kasih atas penghargaan tersebut dan berjanji akan semakin lebih baik lagi. "Saya cerita ke juri bahwa kegiatan saya tidak banyak diekspos. Tapi kok juri bisa tahu selama ini kegiatan saya apa?. Apa yang saya lakukan untuk DIY sebenarnya menjadi kewajiban saya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sidang Isbat 1 Zulhijah 1447 H digelar hari ini oleh Kemenag. Cek jadwal lengkap dan link live streaming penetapannya.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.