Jumlah Jemaat Natal Gereja Katolik Kotabaru Dibatasi

Ilustrasi perayaan Natal-Ist - THE 1O1 Yogyakarta Tugu
16 Desember 2020 18:27 WIB Sirojul Khafid Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA– Pengelola Gereja Katolik Santo Antonius Padua Kotabaru membatasi jemaat saat Natal sebanyak 400 orang persesi. Ada total enam sesi ibadah. Dua sesi berada pada tanggal 24 Desember 2020, dan empat sesi pada esok harinya.

Vikaris Parokial Gereja St. Antonius Padua Kotabaru, Romo Thomas Septi Widhiyudana mengatakan jumlah jemaat sepertiga dari biasanya. Kapasitas gedung bisa menampung sekitar 1.500 orang. Apabila ada penambahan tenda di depan gereja dan jalan seperti biasanya, jemaat yang tertampung bisa mencapai dua sampai tiga ribu.

“Sebelumnya jemaat juga akan registrasi secara online. Jadi umat yang datang pasti yang sudah terdaftar. Supaya lebih mudah untuk pengaturannya,” kata Romo Thomas yang dihubungi secara daring pada Selasa (15/12/2020).

Penentuan jumlah jemaat 400 orang persesi sesuai dengan umat yang berada di wilayah Kotabaru. Tahun ini, umat dari luar kota tidak bisa beribadah di Gereja Katolik Santo Antonius Padua. “Untuk luar kota, mohon maaf belum bisa melayani,” kata Romo Thomas.

Selain acara di gedung, pengelola juga akan menyediakan siaran langsung secara virtual untuk setiap sesi. Durasi ibadah satu sesi sekitar satu jam. Dari satu sesi menuju sesi lain ada jeda sekitar 30-60 menit untuk sterilisasi. Pada hari pelaksanaan, akan ada pemantauan dari pihak keamanan, tim satgas Covid-19, dan penitia gereja untuk menegakkan protokol kesehatan.

Romo Thomas berharap agar pandemi cepat selesai dan tidak ada lagi yang meninggal. Dia juga meminta agar masyarakat menahan diri untuk liburan di akhir tahun. “Selain soal melindungi kita dari persebaran virus, ini bentuk solidaritas kita kepada para dokter dan perawat yang sudah berjibaku menyelamatkan jiwa saudara-saudari kita selama pandemi. Biarlah mereka merasakan sedikit kelegaan,” kata Romo Thomas.