Belasan Santri Terpapar Covid-19, Ponpes di Gunungkidul Tetap Dibuka

Ilustrasi. - Freepik
20 Desember 2020 16:17 WIB Herlambang Jati Kusumo Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Belasan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) di Gunungkidul terkonfirmasi positif Covid-19. Kendati demikian, kegiatan di Ponpes tetap berjalan dengan perhatian pada standar protokol pencegahan Covid-19.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gunungkidul, Arif Gunadi mengungkapkan aktivitas Ponpes yang mana santrinya terpapar Covid-19, tetap berjalan normal. Begitu juga dengan Ponpes lain di Gunungkidul.

“Semua normal kegiatan, kami pastikan aman dan normal. Kecuali bagi santri yang tengah menjalani karantina,” ucap Arif, Minggu (20/12/2020).

Baca juga: Sekeluarga Gagal Terbang ke Medan Gara-Gara Rapid Test Palsu

Kegiatan tetap berlangsung seperti biasa. Berdasarkan hasil pantauan dari Kemenag Gunungkidul, bahwa para santri yang terpapar telah mendapat penanganan sesuai protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

“Sterilisasi juga dilakukan begitu ada informasi ada santri terpapar. Kami juga sudah langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan [Dinkes] Gunungkidul serta Puskesmas setempat. Para santri yang terpapar juga tetap beraktivitas seperti biasa. Tapi dipisah, mengenakan masker dan pada jarak yang aman,” ucapnya.

Arif berharap masyarakat tidak terlalu resah dengan adanya klaster ini. Sebab seluruh santri yang terpapar sudah ditangani sesuai prosedur dan diupayakan agar segera pulih kembali.

Baca juga: Tarif Rapid Antigen di Jawa Maksimal Rp250.000

Sebelumnya, Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty menyampaikan ada 50 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 pada Sabtu (19/12/2020) lalu. “Sebagian merupakan para santri. Berdasarkan informasi terakhir total ada 16 santri yang dinyatakan positif Covid-19," kata Dewi.

Pihak Dinkes Gunungkidul juga telah meminta pengelola Ponpes melakukan karantina mandiri bagi santri yang terpapar. Pada sisi lain koordinasi dengan pihak terkait juga dilakukan berkaitan dengan kasus di Ponpes ini. “Masih dikomunikasikan [untuk tindak lanjutnya],” katanya.