Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Belasan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) di Gunungkidul terkonfirmasi positif Covid-19. Kendati demikian, kegiatan di Ponpes tetap berjalan dengan perhatian pada standar protokol pencegahan Covid-19.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gunungkidul, Arif Gunadi mengungkapkan aktivitas Ponpes yang mana santrinya terpapar Covid-19, tetap berjalan normal. Begitu juga dengan Ponpes lain di Gunungkidul.
“Semua normal kegiatan, kami pastikan aman dan normal. Kecuali bagi santri yang tengah menjalani karantina,” ucap Arif, Minggu (20/12/2020).
Baca juga: Sekeluarga Gagal Terbang ke Medan Gara-Gara Rapid Test Palsu
Kegiatan tetap berlangsung seperti biasa. Berdasarkan hasil pantauan dari Kemenag Gunungkidul, bahwa para santri yang terpapar telah mendapat penanganan sesuai protokol kesehatan (prokes) yang ketat.
“Sterilisasi juga dilakukan begitu ada informasi ada santri terpapar. Kami juga sudah langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan [Dinkes] Gunungkidul serta Puskesmas setempat. Para santri yang terpapar juga tetap beraktivitas seperti biasa. Tapi dipisah, mengenakan masker dan pada jarak yang aman,” ucapnya.
Arif berharap masyarakat tidak terlalu resah dengan adanya klaster ini. Sebab seluruh santri yang terpapar sudah ditangani sesuai prosedur dan diupayakan agar segera pulih kembali.
Baca juga: Tarif Rapid Antigen di Jawa Maksimal Rp250.000
Sebelumnya, Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty menyampaikan ada 50 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 pada Sabtu (19/12/2020) lalu. “Sebagian merupakan para santri. Berdasarkan informasi terakhir total ada 16 santri yang dinyatakan positif Covid-19," kata Dewi.
Pihak Dinkes Gunungkidul juga telah meminta pengelola Ponpes melakukan karantina mandiri bagi santri yang terpapar. Pada sisi lain koordinasi dengan pihak terkait juga dilakukan berkaitan dengan kasus di Ponpes ini. “Masih dikomunikasikan [untuk tindak lanjutnya],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.