Pesan Natal dari Gereja Kotabaru: Kita Tak Sendiri Lewati Pandemi

Ilustrasi. - Freepik
25 Desember 2020 13:37 WIB Sirojul Khafid Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA– Vikaris Parokial Gereja St. Antonius Padua Kotabaru Jogja, Romo Thomas Septi Widhiyudana mengajak masyarakat untuk melewati masa pandemi Covid-19 bersama-sama. Di masa semua aspek terguncang oleh pandemi seperti ekonomi dan sosial, Romo Thomas mengingatkan apabila umat tidak sendiri.

“Kita tidak sendiri, Tuhan tetap hadir dalam situasi seperti [pandemi] ini,” kata Romo Thomas saat diwawancarai secara daring pada pertengahan Desember 2020 lalu.

Masa kelam tidak hanya ada di tahun ini. Romo Thomas bercerita bahwa dua ribu tahun lalu Tuhan lahir di Bumi dan menjelma menjadi manusia. Dia tidak hadir di istana besar. Tuhan lahir dari ibu yang sedang melakukan perjalanan ratusan kilometer.

Dengan kondisi yang tidak mengenakkan tersebut, sang ibu sampai di kota kecil. Saat sedang mencari penginapan, tidak ada satu kamar pun yang tersisa, semua penuh. Alhasil Tuhan lahir di sebuah kandang sederhana. Tempat meletakkan bayi juga merupakan tempat makan ternak.

“Ini menunjukan Tuhan hadir dalam kesemerawutan, dalam situasi yang tidak mengenakan, dalam keterbatasan. Dia hadir untuk kita,” kata Romo Thomas.

Perayaan Natal tahun ini, Gereja St. Antonius Padua mengambil tema Kelahiran-Nya: Kekuatan, Harapan, Cahaya Bagi Dunia. Secara garis besar, tema ini mengungkapkan bahwa Tuhan hadir untuk memberikan kekuatan bagi umat.

Tidak hanya memberi kekuatan, Tuhan juga membawa harapan akan hidup yang indah. Tuhan hadir membawa cahaya sebagai penerang langkah hidup. Di masa pandemi sekarang ini, banyak umat yang merasa hidupnya gelap, namun Tuhan hadir menemani dan memberikan cahaya yang begitu terang agar umat merasa damai dan kuat.

Lebih lanjut, pihak Gereja St. Antonius Padua mengajak umat tidak hanya memandang Natal sebagai sebuah ritual. Lebih dalam dari itu, Natal merupakan kesempatan untuk merefleksikan kembali makna kehadiran Tuhan di dunia.

Di masa yang tidak pasti seperti ini, umat juga perlu menyambut Natal dengan sukacita. Wujud kehadiran Tuhan membawa sukacita pada masanya. Maka saat ini diharapkan umat dapat merasakan kehadiran Tuhan yang membawa sukacita dan kebaikan.